Pemenang Tender Penyalur BBM Bersubsidi 2016, Sudah Ditetapkan

Surat Keputusan (SK) untuk penugasan menyalurkan BBM bersubsidi untuk pemenang tender baru akan dikeluarkan bulan depan
Safrezi Fitra
29 Oktober 2015, 17:55
BBM solar AK
Arief Kamaludin|KATADATA
Petugas pengisian bahan bakar melayani pembeli di sebuah SPBU di Jakarta.

KATADATA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengaku telah memutuskan pemenang tender penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Perusahaan pemenang tender ini akan diberikan kewenangan menyalurkan Solar dan Minyak Tanah (Kerosene) untuk tahun depan.

Kepala BPH Migas Andi Noorsaman Someng mengatakan pihaknya telah melakukan proses tender ini sejak pertengahan tahun kemarin. Saat ini dua perusahaan sudah ditetapkan sebagai pemenangnya. Namun, dia belum bisa memberitahukan siapa saja perusahaan yang memenangkan tender tersebut.

Surat Keputusan (SK) untuk menugaskan dua perusahaan untuk menyalurkan BBM bersubsidi tahun depan pun baru akan dikeluarkan bulan depan. "Nanti akan secara resmi kami umumkan, setelah sidang komite selesai awal November," kata Andy saat dihubungi katadata, Kamis (29/10).

(Baca: Pemerintah Buka Peluang Perusahaan Asing Jual BBM Subsidi)

Tahun ini, ada dua perusahaan yang memenangkan tender penyaluran BBM bersubsidi. Dua perusahaan tersebut adalah PT AKR Corporindo Tbk., dan PT Pertamina (Persero). Dua perusahaan ini ditetapkan menjadi pemenang dari tujuh peserta lelang yang dilakukan tahun lalu.

Kemungkinan besar, dua perusahaan yang akan memenangkan tender tersebut saat ini masih AKR dan Pertamina. Namun ketika ditanya, Andy belum bisa memberikan komentar. Sementara pihak Pertamina mengaku belum mengetahui siapa pemenang tender penyaluran BBM bersubsidi tahun depan.

(Baca: AKR Corporindo Siap Sediakan Cadangan Penyangga Energi Nasional)

Vice president Corporate Communication PT Pertamina Wianda puspanegoro mengatakan hingga kini pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari BPH Migas terkait tender penyaluran BBM PSO melalui Pertamina. Dia juga mengaku tidak mendapat konfirmasi jika Pertamina mendapat penunjukan langsung.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 191 Tahun 2014, badan usaha yang ditugaskan untuk menyalurkan BBM Tertentu yang disubsidi dapat dilakukan melalui penunjukan langsung atau lelang. 

"Belum ada pengumuman resmi dari BPH Migas," katanya.

Sekadar informasi, per 30 September 2015, Pertamina sudah menyalurkan Solar 10,4 juta kiloliter (KL) dan Kerosene 0,55 juta kiloliter. Wianda belum bisa memperkirakan berapa besar penyaluran BBM bersubsidi yang dilakukan Pertamina hingga akhir tahun.

Tahun ini pemerintah dan DPR menetapkan volume penyaluran BBM bersubsidi sebesar 17,05 juta KL. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016, volume BBM subsidi diusulkan sebesar 16,69 juta kiloliter (KL) yang terdiri dari Minyak Tanah sebesar 0,69 juta KL dan Solar  16 juta KL. Adapun besaran subsidinya untuk Solar masih sama, yakni Rp 1.000 per liter.

(Baca: Andy Noorsman Sommeng: Minyak Kita Diatur Singapura)

Reporter: Anggita Rezki Amelia
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait