Lifting Gas Sudah Melebihi Target Rencana Kerja KKKS

Realisasi lifting ini masih lebih rendah atau belum bisa mengejar target APBN-P 2015
Safrezi Fitra
5 Oktober 2015, 15:45
SKK MIgas
Arief Kamaludin|KATADATA

KATADATA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan lifting gas dalam sembilan bulan tahun ini telah melampaui target rencana kerja kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) tahun ini. Realisasi lifting gas per 26 September 2015 tercatat sudah mencapai 6.637 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Kepala Bagian Humas SKK Migas Elan Biantoro mengatakan realisasi lifting tersebut sudah mencapai 103 persen dari target. Dalam revisi rencana kerja dan anggaran (work plan and budgeting/WP&B) 2015, lifting gas bumi ditargetkan mencapai 6.402 MMSCFD.

“Liftingnya adalah rata-rata year to date (YTD) 6.637 MMSCFD. Itu 103 persen dari target Revisi WP&B,” ujarnya kepada Katadata beberapa waktu lalu.

(Baca: Dua Bulan Terakhir Lifting Minyak Meningkat Hingga 800 Ribu Barel)

Sementara produksinya masih lebih rendah dari target. SKK Migas mencatat produksi gas hingga bulan lalu hanya 8.024 MMSCFD, masih 99,6 persen dari target revisi WP&B sebesar 8.056. Namun, sudah mengalami peningkatan dibandingkan semester I, yang baru mencapai 7.955 MMSCFD.

Menurut dia KKKS yang menyumbang produksi gas terbesar dipegang oleh Total E&P Indonesia. Perusahaan asal Prancis ini berhasil memproduksi gas sebesar 1.700 MMSCFD. “Empat produsen gas terbesar di Indonesia yaitu Total, ConocoPhillips, BP dan Pertamina” tambahnya

Produksi gas per September ConocoPhillips sebesar 1,4 MMScfd dari pengelolaan blok di Sumatera Selatan dan Blok B Natuna, BP 1,2 MMScfd dari blok Tangguh dan Pertamina 1,1-1,2 MMScfd tambahnya.

Selain itu empat KKKS tersebut, Kagean Energy Indonesia Ltd juga menyumbang produksi yang cukup besar. Perusahaan ini berhasil memproduksi gas hingga September lalu mencapai 300 MMScfd.

Meski demikian, kata Elan, realisasi lifting ini masih lebih rendah atau belum bisa mengejar target anggaran negara tahun ini. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015, lifting gas bumi ditargetkan mencapai 6.835 MMSCFD.

Elan mengatakan tingginya produksi dibandingkan lifting ini disebabkan tidak semua gas bumi yang diproduksi. “Sebagian ada yang digunakan untuk lifting dan ada juga sebagian yang dibakar,” ujar Elan.

lifting migas Sept 2015

Reporter: Manal Musytaqo
    News Alert

    Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

    Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
    Video Pilihan

    Artikel Terkait