Ini Syarat Insentif Pajak di Sektor Energi dan Mineral

Beberapa persyaratan utama investasi yang bisa mendapat fasilitas pengurangan pajak penghasilan adalah nilai investasinya besar atau berorientasi pada pasar ekspor
Safrezi Fitra
8 Juni 2015, 16:25
Katadata
KATADATA

KATADATA ? Pemerintah telah mengeluarkan aturan mengenai syarat dan kriteria industri di sektor pertambangan dan energi, yang bisa mendapat insentif pajak penghasilan (PPh). Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 16 Tahun 2015.

Peraturan Menteri ini merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2015 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan Untuk Penanaman Modal di Bidang-Bidang Usaha Tertentu dan/atau di Daerah-Daerah Tertentu.

Peraturan Menteri ini telah ditandatangani oleh Menteri ESDM Sudirman Said pada 13 Mei 2015. Aturan ini mulai berlaku pada saat diundangkan, yakni pada 25 Mei 2015.

Dalam aturan yang terdiri 10 pasal ini, ditetapkan bahwa wajib pajak badan usaha dalam negeri di sektor pertambangan dan energi yang melakukan penanaman modal bisa mendapat insentif. Penanaman modal ini bisa berupa investasi baru, maupun perluasan.

Advertisement

Beberapa persyaratan utama investasi yang bisa mendapat fasilitas pengurangan pajak penghasilan adalah nilai investasinya besar atau berorientasi pada pasar ekspor. Persyaratan lainnya, adalah menyerap tenaga kerja yang banyak dan menggunakan kandungan lokal yang tinggi.

Untuk mendapatkan fasilitas pajak penghasilan, wajib pajak mengajukan permohonan fasilitas pajak kepada BKPM sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, dengan tembusan kepada Dirjen.

Dirjen memberikan surat keterangan mengenai kesesuaian dengan kriteria dan persyaratan kepada BKPM. Selanjutnya, pemberian insentif akan diperhitungkan sejak dimulainya penetapan produksi.

Berikut kriteria dan persyaratan industri energi dan sumber daya mineral yang bisa mendapatkan insentif:

Reporter: Arnold Sirait
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait