Pengusaha Kesulitan Menemukan Cadangan Migas Baru

Menemukan minyak semakin lama semakin sulit di indonesia Bukan karena peraturannya tapi karena geologinya lebih sulit
Safrezi Fitra
20 Mei 2015, 19:30
Katadata
KATADATA

KATADATA ? Pelaku usaha minyak dan gas bumi (migas) menganggap penemuan cadangan migas di Indonesia semakin sulit. Padahal potensi cadangan tersebut masih sangat besar.

Dewan Direksi Indonesian Petroleum Association (IPA) Lukman Mahfoedz mengatakan sulitnya penemuan cadangan migas ini dikarenakan faktor geologis. "Menemukan minyak semakin lama semakin sulit di indonesia. Bukan karena peraturannya tapi karena geologinya lebih sulit," kata dia di Jakarta Conventional Center, Jakarta, Rabu (20/5).

Dia menyebut dalam 5 tahun terakhir, penemuan cadangan minyak di Indonesia paling tinggi hanya 8 juta barel. Padahal di negara-negara Asia Pasifik atau Asia Tenggara mampu menemukan hingga sekitar 25 juta sampai 30 juta barel.

Sebelumnya, kata dia, Indonesia pernah memproduksi minyak 1,5 juta barel per hari hanya dari 25 lapangan minyak. Saat ini Indonesia hanya mampu memproduksi 800.000 barel per hari dari 370 lapangan.

Sebenarnya, potensi cadangan minyak di Indonesia masih sangat besar. Hanya saja itu potensi tersebut letaknya di laut dalam. Posisinya pun berada di wilayah timur Indonesia. Sementara kegiatan eksplorasi di laut dalam ini biayanya sangat mahal. Belum lagi risikonya yang sangat tinggi.

Menurut dia, dalam tiga tahun terakhir ini, ada sekitar 12 kontraktor migas yang gagal melakukan eksplorasi. Makanya, dia mengusulkan agar pemerintah bisa memberikan insentif bagi kontraktor yang bersedia melakukan kegiatan eksplorasi di laut dalam.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said pun mengakui potensi migas di Indonesia masih sangat besar. Namun, dengan kondisi geologi yang berada di laut dalam sangat membutuhkan biaya dan teknologi yang besar.

Dia mengatakan pemerintah memang berencana memberikan insentif untuk eksplorasi migas. Saat ini kementerian ESDM juga telah membentuk Komite Eksplorasi Migas, untuk mengkaji dan memberikan rekomendasi terkait upaya meningkatkan eksplorasi.

"Tentu saja komite eksplorasi akan  memberikan stimulus dengan mapping (pemetaan) yang baik. Budget (anggaran) 2016 juga akan ada alokasi untuk tingkatkan eksplorasi," ujar dia.

Reporter: Arnold Sirait
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait