Pemerintah Latih Buruh Migran Bahasa Pemrograman

“Coding Mum dapat menjadi gerakan nasional yang mampu mengatasi permasalahan tingginya kebutuhan tenaga programmer di Indonesia”
Image title
24 Maret 2017, 19:41
Internet digital
Arief Kamaludin|KATADATA

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan memberikan pelatihan teknologi informasi, khususnya bahasa pemrograman, bagi buruh migran Indonesia (BMI) di luar negeri. Pelatihan bertajuk Coding Mum ini bertujuan untuk membekali para BMI keahlian yang dapat berguna untuk memulai bisnis online ataupun bekerja sebagai programmer saat mereka kembali ke Indonesia.

“Coding Mum dapat menjadi gerakan nasional yang mampu mengatasi permasalahan tingginya kebutuhan tenaga programmer di Indonesia,” kata Kepala Bekraf Triawan Munaf dalam peluncuran Coding Mum Asia di Kantor Kementerian Tenaga Kerja, Jakarta, Jumat (24/3).

Triawan mengatakan Coding Mum merupakan salah satu program Bekraf untuk mencapai sasaran penyerapan 17 juta tenaga kerja di sektor industri ekonomi kreatif pada 2019. Sebelumnya, Februari 2016 lalu Coding Mum telah diselenggarakan di 5 kota di Indonesia yakni Malang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Bogor, dan Makasar dengan jumlah peserta mencapai 170 orang.

(Baca: Jokowi Perintahkan BUMN Masuk Bisnis Digital)

Dia mengklaim para peserta Coding Mum saat ini telah diterima bekerja di beberapa perusahaan seperti Tokopedia, ProCode CG, Labtek Indie, PT Digital Makmur Sejahtera, dan perusahaan luar negeri, sebagai Front End Programer Website. Selain itu, ada beberapa peserta lain yang sudah membuat bisnis online. Makanya dengan mencontek keberhasilan di dalam negeri, program Coding Mum akan dijalankan di luar negeri.

Negara-negara yang akan menjadi tujuan program ini antara lain Singapura, Malaysia (Kuala Lumpur dan Johor), Hongkong, Taiwan, dan Arab Saudi. Adapun untuk pelaksanaannya, Bekraf menggaet PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Kolaborasi Ide Kreatif (Kolla Space). Targetnya program ini dilakukan untuk 12 angkatan. Tiap angkatan akan diikuti 10 sampai 20 peserta BMI, yang dipilih melalui seleksi.

(Baca: Pengusaha Jerman Bantu Indonesia Kembangkan Pendidikan Vokasi)

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan pihaknya akan mensinergikan program Coding Mum dengan program Mandiri Sahabatku. Sebab kedua program sama-sama fokus membangun jiwa kewirausahaan BMI. Program Mandiri Sahabatku yang telah berjalan sejak 2011 telah memberikan pelatihan pada lebih dari 10 ribu BMI.

“Selain seirama dengan program Mandiri Sahabatku, antusias kami juga didorong oleh komitmen perseroan untuk terlibat dalam berbagai inisiatif tingkatkan kapasitas masyarakat,” katanya.

Sekedar informasi, bagi BMI dan ibu-ibu rumah tangga yang berminat untuk ikut program ini Bekraf membuka pendaftaran online melalui laman codingmum.id. Bila terpilih, para peserta akan diberikan pelatihan dasar-dasar Front End Designer aplikasi web. Tujuannya, supaya para peserta bisa mengerti konsep arsitektur aplikasi web dan mampu mendesain web sendiri.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait