PLN Alokasikan Rp 5 Triliun untuk Bangun PLTA 3 Asahan

PLN menargetkan PLTA Asahan 3 yang berkapasitas 2x87 megawatt dapat beroperasi pada Maret 2024.
Image title
15 Juni 2021, 10:48
PLN, plta, pembangkit listrik, energi baru, energi terbarukan, energi baru baru terbarukan, ebt, pembangkit tenaga air, plta asahan
Arief Kamaludin|KATADATA
PLN

PT PLN terus menggenjot pemanfaatan dari sumber Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Salah satunya dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3 berkapasitas 2x87 Megawatt (MW) di Sumatera Utara.

Perusahaan setrum pelat merah ini menargetkan PLTA Asahan 3 dapat beroperasi pada Maret 2024 mendatang. Adapun pembangunan PLTA ini akan menghabiskan investasi sebesar Rp 5 triliun.

Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, M Ikhsan Asaad mengatakan proyek tersebut merupakan wujud nyata transformasi PLN melalui aspirasi Green, dengan terus meningkatkan bauran EBT. Terutama seiring dengan terus bertumbuhnya kebutuhan energi listrik.

Dia memastikan pembangunan proyek ini akan tetap berjalan meski di tengah pandemi. Namun, dalam pengerjaannya tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan pemerintah.

Advertisement

“Pada Februari 2021, sungai Asahan telah berhasil dialihkan ke river diversion channel, sehingga pembangunan bendung gerak (intake weir) dapat segera dilaksanakan,” kata Ikhsan dalam keterangan tertulis, Selasa (15/6).

Sementara pada sisi hilir, pekerjaan ekskavasi rumah pembangkit bawah tanah (Power House) yang telah dimulai sejak Juni 2020, telah dinyatakan selesai pada Mei 2021. Power House merupakan bangunan utama tempat beroperasinya turbin dan generator yang berada di bawah tanah pada kedalaman lebih kurang 150 meter.

Pekerjaan terowongan bawah tanah (tunnel) secara keseluruhan telah dicapai sepanjang 3,8 km dari total 7,8 km yang akan dikerjakan.

Menurutnya kondisi geologis dan terbatasnya ruang bawah tanah di area Power House, menjadi tantangan proyek ini. Proses teknis pengerjaan harus diperhitungkan secara tepat dan matang, sehingga pekerjaan ini aman tanpa adanya kecelakaan pada pekerja.

"Dengan selesainya proses ekskavasi Power House ini, maka salah satu tahap kritis pada pembangunan proyek PLTA Asahan 3 telah berhasil dilewati dan akan dilanjutkan ke tahap Pekerjaan Power House selanjutnya, yang ditandai dengan peletakan batu utama dan beton pertama pada tanggal 10 Juni 2021,” katanya.

Kata Ikhsan, dengan beroperasinya PLTA Asahan 3 dengan total kapasitas 174 MW, maka akan terjadi efisiensi yang cukup signifikan. Hal ini juga dapat menurunkan biaya pokok penyediaan tenaga listrik di Sumatera Utara serta meningkatkan pelayanan PLN kepada konsumen.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait