BTN Gandeng Railink Pacu Kredit Konsumsi

Kerja sama ini meliputi pemberian fasilitas kredit BTN untuk karyawan dari anak usaha PT KAI (Persero) tersebut.
Miftah Ardhian
13 Oktober 2017, 12:44
btn-bank-tabungan-negara-2.jpg

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggandeng PT Railink, perusahaan yang menghadirkan layanan Kereta Api Bandara, guna memacu kredit konsumsi. Kerja sama ini meliputi pemberian fasilitas kredit BTN untuk karyawan dari anak usaha PT KAI (Persero) tersebut.

Managing Director Consumer Banking Bank BTN Handayani menjelaskan sedikitnya akan ada 180 karyawan Railink yang bisa menikmati kredit dari Bank BTN. "Kemitraan ini dapat memacu penyaluran kredit konsumer di Bank BTN,” jelas Handayani usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank BTN dan Railink di Menara BTN, Jakarta, Jumat (13/10).

Hingga Agustus 2017, pertumbuhan kredit konsumsi emiten berkode saham BBTN ini terus mencatatkan laju positif. Per Agustus 2017, BBTN telah menyalurkan kredit konsumer (anaudited) senilai Rp 143,99 triliun. Posisi tersebut terpantau naik 19% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp 121,05 triliun pada Agustus 2016. 

(Baca: BTN Sediakan Rp 700 M untuk Akuisisi dan Bentuk Empat Anak Usaha)

Secara lebih rinci, fasilitas kredit konsumer yang bisa dinikmati karyawan Railink yakni KPR Non-Subsidi, KPR Subsidi, Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) BTN, Kredit Agunan Rumah (KAR) BTN, Kredit Ringan BTN (Kring BTN), Kredit Swadana, KPR BTN Subsidi dengan skema syariah dan KPR BTN Non-Subsidi dengan skema syariah. Bahkan, untuk pekerja outsourching seperti satpam dan petugas kebersihan juga bisa menikmati fasilitas kredit mikro.

Dengan fasilitas tersebut, karyawan Railink bisa mendapatkan pinjaman dengan uang muka mulai dari 1%, bunga dan margin mulai 5%, jangka waktu pinjaman hingga 25 tahun, perlindungan asuransi, serta berbagai program menarik lainnya. Dengan kemitraan ini, karyawan yang telah menjadi nasabah Bank BTN juga dapat menggunakan kartu kredit dan debit perseroan untuk membeli tiket kereta api bandara.

"Dengan peningkatan transaksi melalui kartu Bank BTN, juga akan mendukung peningkatan fee based income kami,” ujar Handayani. Dirinya menambahkan, dengan kerja sama ini, diharapkan jadi pintu masuk BTN untuk bisa memberikan fasilitas kredit melalui skema kerja sama ini dengan induk usaha PT Railink, yakni KAI. 

Selain itu, kerja sama ini juga akan menjalankan strategi marketing bersama. Pada 25 November 2017 ditargetkan Kereta Bandara Soekarno-Hatta menuju Sudirman dan sebaliknya sudah bisa beroperasi. BTN akan melakukan promosi di rute yang punya potensi orang yang berlalu lalang sebanyak 30 juta jiwa per tahun.

Sementara itu, Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto menuturkan, kerja sama ini merupakan hal yang telah ditunggu-tunggu sejak lama. Alasannya, karyawan PT Railink yang terbilang masih cukup muda, sangat membutuhkan fasilitas KPR untuk memiliki hunian. 

Dia juga berharap, fasilitas ini juga bisa segera diterapkan di induk usahanya yakni KAI. “Pegawai KAI itu 33.000 tidak hitung satpam dan cleaning service-nya. Memang, banyak pegawai muda yang karirnya bagus, tapi belum punya rumah," ujar Heru.

Video Pilihan

Artikel Terkait