BTN Sediakan Rumah DP 0% untuk Imam dan Karyawan Masjid Istiqlal

Sementara bunganya ditetapkan sebesar lima persen dalam 20 tahun, dengan cicilan hanya Rp 780.694 per bulan.
Desy Setyowati
21 Juni 2017, 20:57
KPR untuk Pekerja Informal
ANTARA FOTO/Seno

PT Bank Tabungan Negara (Persero) menyediakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan uang muka nol persen dan subsidi bunga bagi para imam, mu'adzin, dan karyawan Masjid Istiqlal. Hal ini dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Peduli Umat.

Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Maryono menjelaskan program KPR subsidi dengan skema syariah menjadi alternatif bagi masyarakat memperoleh pembiayaan perumahan murah. Melalui Unit Usaha Syariah (UUS), program percontohan (piloting) ini akan menyalurkan KPR dengan uang muka (down payment/DP) nol persen. Sementara bunganya ditetapkan sebesar lima persen dalam 20 tahun, dengan cicilan hanya Rp 780.694 per bulan.

“Kami harap ini bisa membantu umat mendapatkan rumah layak huni. Bila ini berhasil, ke depan akan ditetapkan di seluruh Indonesia," ujarnya saat penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penyediaan Pembiayaan Perumahan Subsidi bagi Imam, Mu'adzin, dan Karyawan Masjid Istiqlal di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (21/6).

 (Baca: Subsidi KPR Bengkak, Pemerintah Bayar Rp 900 Miliar ke BTN)

Dalam menjalankan program ini, BTN menggandeng PT Multi Griya Propertindo dengan membangun Perumahan Panorama Kemang di atas lahan seluas 135 hektare (ha) di Parung, Bogor. Total rumah yang akan dibangun sebanyak 1.400 unit, yang dijual seharga Rp 141 juta per unit. Hingga kini, tercatat sudah dibangun 362 unit rumah dan 330 di antaranya telah terjual. 

Nantinya, para imam, mu'adzin, dan karyawan Masjid lstiqlal juga akan mendapat bantuan sekitar 17,5 persen dari total harga jual rumah, atau sekitar Rp 24,5 juta per orang. Bantuannya terdiri dari bantuan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), uang muka dari pemerintah, dan bantuan lainnya.

BUMN memberikan bantuan sekitar Rp 17,5 juta per orang. Total bantuan ini nantinya akan digunakan untuk subsidi uang muka dan biaya proses KPR BTN subsidi dengan skema syariah. Dengan adanya bantuan tersebut, BTN akan memberikan KPR sekitar Rp 116,75 juta per orang. 

(Baca: Pemerintah Targetkan Bangun Hunian Murah di Dekat 74 Stasiun)

Untuk tahap pertama, BTN akan merealisasikan KPR bagi 20 orang, yang terdiri atas 10 orang imam dan 10 Mu'adzin. Kemudian untuk tahap kedua, UUS BTN akan merealisasikan pemberian KPR subsidi syariah untuk sekitar 80 karyawan Masjid lstiqlal. "Jadi nanti akan ada 100 orang yang akan dibantu BTN melalui KPR subsidi syariah," ujar dia.

Penandatangan ini pun disaksikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti, dan imam Besar Masjid lst'qlal KH Nasaruddin Umar. Sri Mulyani mengingatkan pelaksanaan KPR subsidi skema syariah ini harus dijalankan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dan berdasarkan prinsip tata kelola yang baik (good governance).

 

(Baca: BTN-SMF Siapkan Sekuritisasi KPR Syariah Pertama di Indonesia)

Video Pilihan

Artikel Terkait