Hingga Mei, Laba Waskita Karya Naik Tiga Kali Lipat Lebih

Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 70 miliar sepanjang JanuariMei 2015 jauh dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp 206 miliar
Safrezi Fitra
18 Juni 2015, 11:28
Waskita
Arief Kamaludin|KATADATA

KATADATA ? PT Waskita Karya (Persero) Tbk memperoleh pendapatan sebesar Rp 2,9 triliun pada Mei lalu. Nilai ini naik 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,1 triliun.

 Sektretaris Perusahaan Waskita Karya Antonius Nugroho mengatakan selain peningkatan pendapatan, perseroan juga berhasil membukukan kenaikan laba yang sangat tinggi dalam lima bulan pertama tahun ini. Laba bersih Waskita meningkat hingga tiga kali lipat dari perolehan tahun lalu.

Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 70 miliar sepanjang Januari-Mei 2015, jauh dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang hanya Rp 20,6 miliar. Perolehan laba yang sangat tinggi ini disumbang dari laba hasil bisnis dengan skema Kerja Sama Operasional (KSO) sebesar Rp 26 miliar dan laba dari non KSO setelah konsolidasi sebesar Rp 44 miliar.

 ?Untuk kinerja Mei, Waskita membukukan pendapatan Rp 2,9 triliun atau tumbuh 36 persen dibandingkan Mei tahun lalu. Labanya, perseroan memperoleh laba Rp 70 miliar,? kata Antonius kepada Katadata, Rabu (17/6).

Advertisement

 Ia mengatakan, perolehan ini juga didukung oleh adanya kontrak-kontrak baru, terutama yang berasal dari pemerintah. Ia mencatat, kontrak baru sebesar Rp 4,1 triliun per Mei 2015, dari total target Rp 23,4 triliun tahun ini.

Perolehan kontrak tersebut lebih besar diperoleh proyek swasta, yakni sebesar Rp 1,8 triliun atau 45 persen dari total kontrak. Kontrak dari proyek pemerintah hanya 37 persen atau Rp 1,5 triliun. Sedangkan sisanya sebesar 18 persen atau Rp 30 miliar diperoleh dari proyek badan usaha milik negara (BUMN).

 ?Proyek dari pemerintah, ada proyek gedung, proyek sipil, proyek tol dan beton prescast (pracetak),? tutur dia.

Tahun ini, Waskita sedang mengerjakan sejumlah proyek, diantaranya Bendungan Raknamo di Nusa Tenggara Timur (NTT), Bendungan Sinamar di Padang, dan Jalan tol Pejagan-Pemalang tahap I. Selain itu, Waskita juga menggarap apartemen Frontiner dan apartemen Darmo di Surabaya. 

Reporter: Desy Setyowati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait