Aktivitas Transaksi Ramai, IHSG Ditutup Naik 1,46% Tembus 5.600

Analis Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas Konferensi Tingkat Tinggi (KTT G20) menjadi sentimen positif penguatan indeks hari ini.
Image title
23 November 2020, 17:43
saham, indeks saham, bursa, bursa efek indonesia, pasar modal, ihsg, telkom, bri, adaro, saham semen, semen indonesia, indocement, xl, indosat, medco, antam, ptba, bukit asam
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini, Senin (23/11), ditutup meroket hingga 1,46% menembus level 5.652,76. Kenaikan ini, diikuti aktivitas transaksi yang ramai dan aliran modal asing yang mengalir masuk ke pasar saham Tanah Air.

Tercatat, nilai transaksi harian di pasar saham hari ini mencapai Rp 12,18 triliun yang berasal dari perdagangan sebanyak 23,4 miliar unit saham. Nilai tersebut lebih besar dibanding rata-rata sejak awal tahun yang senilai Rp 8,16 triliun yang berasal dari perdagangan rata-rata 9,43 miliar unit saham.

Menurut Analis Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas Konferensi Tingkat Tinggi (KTT G20) menjadi sentimen positif penguatan indeks hari ini. KTT yang diselenggarakan secara daring pada 21-22 November 2020 ini menghasilkan sebuah dokumen deklarasi atau Final Communique of the Leaders Summit.

"Kesepakatan itu mencerminkan komitmen bersama terkait sejumlah isu, termasuk penanganan pandemi, pengembangan dan distribusi vaksin, upaya pemulihan ekonomi global, pemulihan yang inklusif, serta membangun masa depan yang berkelanjutan," ujarnya kepada Katadata.co.id, Senin (23/11).

Berdasarkan data RTI Infokom, saham yang diperdagangkan dengan nilai transaksi terbesar adalah saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp 859,7 miliar dari perdagangan 260,8 juta unit saham. Saham perusahaan milik pemerintah ini bergerak menguat hingga 3,11% di harga Rp 3.320 per saham.

Saham lainnya yang aktif diperdagangkan hari ini berdasarkan nilai transaksinya adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 503 miliar, dimana total saham diperdagangkan sebanyak 123,5 juta unit saham. Saham ini, ditutup menguat 1,49% di harga Rp 4.080 per saham.

Catatan pada perdagangan hari ini, investor asing mengalirkan dananya ke saham Tanah Air, dengan nilai bersih Rp 312,48 miliar di pasar reguler. Saham BBRI menjadi yang laris diborong asing dengan nilai bersih Rp 138,4 miliar.

Saham dari industri perbankan lainnya juga ternyata diminati oleh investor asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai beli bersih Rp 137,1 miliar. Tapi, harga saham BBCA ditutup di harga yang sama seperti sebelumnya, Rp 33.000 per saham.

Sementara, berdasarkan indeks sektoral, sektor industri dasar ditutup dengan kenaikan paling tinggi, yaitu 3,2%. Saham dengan nilai kapitalisasi pasar besar yang ditutup menguat di sektor ini adalah PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar 9,42% di harga Rp 1.045 per saham.

Kemudian PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang naik hingga 6,61% di harga Rp 12.100 per saham. Saham semen lainnya, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) juga meroket hingga 7,46% menyentuh harga Rp 15.475 per saham.

Saham sektor pertambangan juga menguat. Indeks sektor ini ditutup naik 2,69%. Emiten di dalam sektor yang mampu menopang penguatan itu, salah satunya PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang meroket hingga 6,17% menjadi Rp 1.290 per saham.

Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga jadi penopangnya karena bergerak naik hingga 9,39% menjadi Rp 466 per saham. Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga naik 3,72% menjadi Rp 1.255 per saham dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang naik 4,11% di Rp 2.280 per saham.

Saham TLKM yang bergerak naik pada hari ini, menjadi penopang pada indeks sektor infrastruktur yang hari ini naik 2,58%. Namun, tidak hanya itu, saham telko lainnya yaitu PT XL Axiata Tbk (EXCL) juga bergerak naik 5,65% di harga Rp 2.430 per saham dan saham PT INdosat Tbk (ISAT) juga naik 3,64% di Rp 2.280 per saham.

Video Pilihan

Artikel Terkait