Keunikan Kucing Himalaya dan Cara Merawatnya

Kucing himalaya merupakan persilangan dari kucing ras persia dan siam. Kucing ini memiliki keunikan tersendiri. Tertarik untuk memeliharanya? Begini cara merawat beserta harga kucing himalaya.
Image title
6 Oktober 2021, 10:11
Potret kucing himalaya yang menggemaskan
pixabay.com
Potret kucing himalaya yang menggemaskan

Kucing merupakan hewan yang dekat dengan manusia. Kita bahkan dengan mudah melihat binatang yang satu ini berkeliaran disekeliling rumah. Kucing-kucing yang biasa kita temui umumnya merupakan ras kucing kampung.

Meskipun jumlahnya banyak, ras ini jarang dipelihara dan biasanya hidup secara bebas. Sedangkan kelompok kucing yang banyak dipelihara berasal dari ras himalaya.

Kucing himalaya banyak disukai karena beberapa keunikan yang dimiliki. Ingin tahu apa saja keunikan yang dimiliki ras ini dan bagaimana cara merawatnya? Berikut penjelasan seputar kucing ras himalaya.

Keunikan Kucing Himalaya

Mengutip dari laman halodoc.com, kucing yang berasal dari ras himalaya memiliki karakter dan keunikan yang berbeda dari ras lain. Berikut penjabarannya.

1. Warna bulu bisa berubah

Mungkin kita tidak pernah menyangka jika bulu kucing bisa berubah warna. Namun ternyata hal tersebut mungkin terjadi. Keunikan kucing himalaya ini tidak dimiliki ras lain.

Kucing ini lahir dengan bulu berwarna putih karena saat dalam kandungan suhunya hangat. Seiring berjalannya waktu warna bulu berubah.

Misalnya pada kaki, tangan, cakar, ekor, wajah dan telinga warna bulunya menjadi gelap. Sementara itu warna gelap diyakini sebagai bentuk kemampuan tubuh menyerap dan menahan panas lebih baik. Semakin terang warna bulunya, berarti bagian tubuh tersebut tidak dapat menahan panas dengan baik.

2. Asalnya bukan dari Himalaya

Ketika mendengar kucing himalaya kita mengira bahwa jenis tersebut berasal dari Himalaya. Nayatanya kucing ini bukanlah dari daerah tersebut. Nama himalaya diambil dari jenis kelinci yang mempunya penampakan fisik sama terutama warna bulunya.

3. Suka dengan tempat dingin

Keunikan lainnya yang dimiliki ras ini yakni kesukaannya pada tempat dingin. Kucing ras himalaya memiliki hidung yang pesek. Kondisi tersebut membuat kucing ini sensitif dengan udara panas.

Ketika berasa di tempat panas, maka kesehatan sistem pernapasan bisa terganggu. Oleh sebab itu, ketika ingin memeliharanya pertimbangkan juga suhu atau iklim di daerah Anda.

4. Berkepribadian tenang

Sama halnya dengan manusia, kucing juga memiliki kepribadian yang berbda-beda. Jenis kucing himalaya ini termasuk hewan dengan kepribadian tenang. Ras ini juga suka dimanja dan terkenal ramah, setia, serta penyayang.

5. Hasil persilangan dua ras berbeda

Kucing ras himalaya merupakan hasil persilangan antara ras persia dengan ras siam. Persilangan ini terjadi pada tahun 1920-an. Akan tetapi nama himalaya baru disematkan pada tahun 1957 dan diremsikan oleh Cat Fanciers Association.

6. Tidak memiliki kemampuan melompat

Kita mungkin sering melihat kucing melompat dari satu tempat ke tempat lain. Bahkan kucing bisa melompat dari ketinggian tanpa mengalami cidera. Akan tetapi kemampuan tersebut ternyata tidak dimiliki oleh kucing himalaya.

Tubuh himalaya pendek dan ukuran kakinya juga kecil. Maka dari itu, dia tidak memiliki kemampuan melompat.

7. Memiliki mata berwarna biru

Kucing ini memiliki mata berawarna biru dan berkilau seperti kristal. Warna matanya ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kucing.

8. Kelompok kucing rumahan

Kucing himalaya termasuk kucing rumahan karena tidak senang bepergian. Kucing ini lebih sering berdiam diri dan bersantai di sudut rumah. Sehingga sangat cocok untuk dijadikan hwan peliharaan.

Cara Merawat Kucing Himalaya

Ketika hendak memelihara kucing, maka Anda harus memahami cara merawat hewan peliharaan tersebut. Untuk kucing ras himalaya cara perawatannya tidak  sulit. Mengutip dari kucingklik.com, berikut cara merawat kucing himalaya dengan baik dan benar.

1. Memberikan makanan yang tepat

Hal pertama yang harus diperhatikan saat memutuskan untuk memelihara kucing yaitu memilih makanan yang tepat. Pilihlah makanan yang sehat dan bernutrisi. Makanan sangat dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembang kucing.

Pastikan memberikan makanan khusus kucing dan jangan beri kucing nasi. Sebab kandungan glukosa yang tinggi pada nasi tidak diperlukan oleh di kucing. Anda bisa memberikan ikan atau daging sebagai sumber protein. Selain itu sayuran seperti wortel juga bisa ditambahkan.

Namun jika Anda tidak yakin dengan makanan yang dibuat sendiri, saat ini sudah banyak penjual makanan kucing. Anda bisa membeli di pet shop. Selain praktis, makanan yang sudah jadi juga kandungan nutrisinya terjamin.

Selain makanan pokok yang dikonsumsi setiap hari, jangan lupa berikan juga vitamin. Fungsi dari vitamin ini yaitu untuk menjaga bulu kucing agar tumbuh dengan sehat.

2. Berikan makanan secara teratur

Cara merawat kucing ras himalaya selanjutnya yaitu berikanlah makanan secara teratur. Hal ini bertujuan agar nutrisi kucing selalu terpenuhi. Selain itu, memberikan makanan teratur juga bermanfaat melatih kedisiplinan pada kucing.

3. Rutin membersihkan kandang

Kebersihan kandang kucing juga harus diperhatikan. Sebab kandang yang bersih akan membuat tubuh kucing selalu bersih. Dengan demikian kucing akan terhindar dari berbagai penyakit.

4. Bersihkan tempat makan dan minum

Selain kandang, kebersihan tempat makan dan minum juga harus dijaga. Sebisa mungkin cuci tempat makan dan minum setelah digunakan. Namun pastikan untuk mencuci sampai bersih dan mengeringkan sebelum digunakan. Hal tersebut dikarenakan ada juga kucing yang alergi aroma sabun.

5. Rutin mengganti air minum

Air minum kucing biasanya diberikan dalam wadah khusus. Namun biasanya air minum tersebut tidak habis dalam satu hari. Meskipun air minum masih banyak, sebaiknya untuk membuang air minum kucing dan menggantinya setiap hari.

Hal tersebut diperlukan untuk menjaga kesehatan kucing. Bukan tidak mungkin dalam air tersebut ada parasit atau mikroorganisme yang dapat menyebabkan kucing sakit.

6. Membersihkan bak kotoran kucing

Kita biasanya menyediakan bak khusus tempat kucing buang kotoran. Jangan lupa untuk rutin membersihkan bak tersebut. Hal ini diperlukan untuk menjaga kebersihkan lingkungan dan mecegah timbulnya penyakit pada kucing atau manusia. Karena kotoran kucing juga bisa mempengaruhnya kesehatan makhluk hidup lain.

7. Bermain dengan kucing

Kucing himalaya merupakan kucing rumahan, namun bukan berarti tidak butuh suasana di luar rumah. Sebagai pemilik, Anda harus rutin mengajak kucing bermain atau berkeliling keluar rumah. Hal ini bertujuan untuk mencegah agar kucing tidak stres.

8. Mandikan kucing secara teratur

Perawatan selanjutnya yang harus rutin dilakukan yaitu memandikan kucing. Jika Anda tidak sempat memandikan sendiri, maka saat ini sudah banyak jasa untuk memandikan kucing. Saat memandikan kucing pastikan menggunakan shampo dan sabun yang cocok untuk kucing tersebut.

Jangan lupa untuk keringkan badan kucing. Hal tersebut untuk mencegah tumbuhnya jamur yang menyebabkan bulu rontok. Proses pengeringan bisa dilakukan secara manual atau menggunakan hair dryer.

9. Cek kesehatan kucing dan lakukan vaksinasi

Anda juga harus sering melakukan pengecekan kesehatan kucing ke dokter hewan. Selain itu, melakukan vaksinasi khusus kucing juga diperlukan. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyakit kucing dan penyakit menular dari kucing kepada manusia atau sebaliknya.

Berapa Harga Kucing Himalaya?

Setelah membaca tulisan di atas, mungkin Anda tertarik untuk memiliki kucing ras himalaya. Salah satu pertanyaan yang banyak dilontarkan yaitu berapa harga kucing tersebut?

Mengutip dari klikkucing.com, harga kucing himalaya terbaru berkisar diangka Rp650.000 – Rp3.000.000. Perbedaan harga tersebut tergantung dari jenis dan usianya.

Itulah ulasan seputar kucing himalaya yang bisa menjadi referensi Anda sebelum mengadopsi kucing ras ini.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait