Kucing Ragdoll, Hewan Berukuran Besar yang Aktif dan Manja

Apabila Anda ingin memelihara hewan di rumah, kucing ragdoll bisa menjadi pilihan. Sebab hewan ini terkenal dengan karakter lembut, aktif, dan mudah dalam hal perawatannya.
Image title
7 Oktober 2021, 21:30
Gambar kucing ragdoll
pixabay.com
Gambar kucing ragdoll

Memiliki hewan peliharaan yang cantik dan menggemaskan bagi sebagian orang menjadi hal yang menyenangkan. Kucing menjadi hewan peliharaan yang populer sejak dahulu. Kucing ragdoll menjadi kesukaan banyak orang sejak dahulu. Kucing ini merupakan persilangan antara kucing persia dengan anggora.

Kucing persia memiliki ciri khusus hidung pesek, bulu panjang, dan wajah yang bulat. Sedangkan kucing anggora memiliki ciri khusus bentuk hidung yang panjang dan mancung.

Dari persilangan keduanya menghasilkan ragdoll yang memiliki pesona tersendiri. Dalam Majalah Cat & Dog Edisi 20, ragdoll diartikan sebagai boneka. Maksudnya kucing ini memiliki penampilan seperti boneka yang mudah digendong, lemas, dan tidak banyak melawan.

Sejarah Kucing Ragdoll

Jenis kucing ini ternyata memiliki sejarah yang menarik. Mengutip dari Majalah Cat & Dog Edisi 3, kucing ini dikembangkan oleh seorang pecinta kucing ras bernama Ann Baker. Pengembangbiakan ras ini berlangsung hingga tahun 1971.

Ann juga mendirikan sebuah organisasi khusus untuk penggemar kucing jenis ragdoll. Hingga saat ini, organisasi tersebut masih menyelenggarakan kegiatan untuk melestarikan ras ini.

Ciri-ciri Kucing Ragdoll

Kucing ini mudah dikenali karena memiliki ciri-ciri yang khas. Mengutip dari “Panduan Lengkap Kucing”, berikut beberapa ciri khusus yang dimiliki kucing ragdoll.

  1. Ukurannya besar bahkan disebut sebagai salah satu kucing terbesar di dunia. Hal tersebut juga diakui oleh Guinness World Record.
  2. Kepala ragdoll berukuran medium. Pada kucing betina kepalanya berukuran lebih besar dibandingkan jantan.
  3. Hidung medium, lebar pada bagian dasar, dan berbentuk melingkar.
  4. Mata lebar dan berbentuk bulat.
  5. Badan besar dan berat. Kucing jantan memiliki berat badan 6,8 – 9 kilogram, dan betinanya 4 – 5.4 kilogram.
  6. Kakinya berukuran medium dan proposional dengan kaki depan.
  7. Cakar besar, bulat, dan kokoh. Jarinya berjumlah lima pada bagian depan dan empat jari dibelakang.
  8. Bulunya panjang, tebal, mengkilap, menutupi seluruh badan, dan tidak mudah kusut.
  9. Ekornya berbulu lembut dan panjang sesuai badannya.

Karakter Kucing Ragdoll

Selain sembilan ciri di atas, kucing ragdoll juga memiliki karakter khas. Melansir dari Majalah Cat & Dig Edisi 17, berikut ini beberapa karakter yang dimiliki kucing cantik ini.

  1. Memiliki kepribadian baik.
  2. Memiliki suara lembut, bersahabat, manja dan tidak suka menggangu.
  3. Hewan yang aktif dan senang bermain.
  4. Mudah dan dilatih sehingga cocok untuk menjadi hewan peliharaan.

Cara Merawat Kucing Ragdoll

Sebagai kucing dengan karakter yang penurut, maka cara merawat kucing ini tidaklah sulit. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat memelihara jenis kucing ragdoll.

1. Berikan makanan sesuai kebutuhan

Makanan menjadi hal penting yang harus diperhatikan ketika memelihara kucing. Hal ini juga berlaku saat Anda memiliki kucing jenis ragdoll. Berikan makanan yang sesuai dengan kebutuhan kucing baik dari segi kandungan nutrisi atau porsinya.

2. Jaga kebersihan

Cara merawat jenis kucing ragdoll selanjutnya yaitu perhatikan kebersihannya. Pastikan kandang dan lingkungan tempat kucing ini bermain selalu bersih, sehingga kucing terhindar dari penyakit. Selain itu kebersihan tubuh kucing juga harus dijaga agar tidak bulunya tidak rusak dan tidak ditumbuhi kuman.

3. Sisir bulu kucing sesuai kebutuhan

Kucing jenis ini terkenal dengan bulunya yang lebat. Meskipun bulu tersebut tidak mudah kusut, namun tak ada salahnya untuk sesekali menyisir bulunya. Hal ini bertujuan untuk membuat bulu kucing selalu rapi dan indah. Namun pastikan Anda menggunakan sisir khusus kucing, agar bulu tidak rontok dan rusak.

4. Sediakan maninan kucing

Jika sebelumnya disebutkan bahwa kucing ini aktif bermain dan mudah dilatih, maka tak ada salahnya jika Anda menyediakan mainan khusus untuknya. Kehadiran mainan akan membuat kucing terhindar dari stres. Selain itu, dengan sering bermain kucing terhindar dari obesitas.

Perbedaan Kucing Ragdoll dan Himalaya

Pada pembahasan tentang kucing himalaya di artikel sebelumnya, kita sudah mengulas tentang kucing ras tersebut. Jika dilihat sekilas, kucing radgoll memiliki kemiripan dengan ras himalaya. Akan tetapi kedunya sebenarnya dua jenis kucing yang berbeda.

Mengutip dari halodoc.com, berikut ini beberapa perbedaan antara kucing himalaya dan ragdoll.

1. Warna dan corak yang dimiliki

Saat baru lahir, kucing himalaya memiliki bulu berwarna putih. Setelah beberapa hari, warnanya berubah. Hal tersebut dipengaruhi oleh gen yang dimiliki. Warna bulu kucing ini juga bisa dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti suhu.

Sedangkan untuk kucing jenis ragdoll memiliki bulu berwarna seal, biru, cokelat, dan lilac. Namun ada juga yang memiliki warna merah dan cream.

2. Kondisi bulu

Perbedaan kucing ragdoll dan himalaya selanjutnya bisa dilihat dari kondisi bulu. Kucing jenis ragdoll memiliki bulu halus menyerupai sutera. Namun ketebalan bulunya tidak bisa menandingi bulu himalaya.

Ragdoll juga tidak memerlukan perawatan khusus karena bulunya tidak mudah kusut. Hanya perlu sisir sesekali untuk menjaga kerapiannya. Berbeda dengan kucing himalaya yang membutuhkan perawatan khusus agar bulu-bulunya tetap indah.

3. Penampilan wajah

Jika dilihat lebih cermat, kedua kucing ini memiliki penampilan yang berbeda. Mata kucing himalaya berwanra biru terang dan bentuknya bula besar. Wajahnya juga terlihat datar. Sedangkan kucing jenis rogdoll memiliki bentuk wajah segitiga.

4. Perbedaan karakter

Ragdoll memiliki karakter yang mirip dengan anjing yaitu setia. Selain itu, ragdoll juga tergolong kucing yan aktif dan senang bermain. Sedangkan himalaya memiliki karakter yang malas dan lamban. Namun ketika diajak bermain, himalaya juga bisa menunjukan kelincahannya.

5. Perawatan

Dari segi perawatan kucing jenis ragdoll tidak perlu terlalu sering menyikat bulunya. Cukup sikat 2 -3 kali dalam seminggu. Hal ini dikarenakan ragdoll tidak memiliki bulu di lapisan bawah.

Namun pada kucing himalaya, Anda harus menyikat bulunya setiap hari. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga agar bulu tidak kusut dan menggumpal. Bulu kucing himalaya juga sering rontok, maka dari itu kebersihan tempat tinggal atau bermainnya harus diperhatikan.

Berapa Harga Kucing Ragdoll?

Setelah membaca tentang ulasan kucing ragdoll, mungkin Anda mulai tertarik untuk memelihara kucing ras ini. Namun sebelum memutuskan untuk memilikinya, tak ada salahnya untuk mengetahui harga kucing ragdoll.

Mengutip dari kucingklik.com, berikut ini rincian harga kucing jenis ragdoll.

  • Anakan ragdoll dengan pedigree: Rp 1 juta – Rp 1,5 juta.
  • Ragdoll tanpa pedigree: Rp 2,5 juta – Rp 3 juta.
  • Ragdoll dengan pedigree: Rp 4 juta – Rp 6 juta.
  • Ragdoll berkualitas breed: Rp 10 juta – Rp 12 juta.
  • Ragdoll dengan kualitas paling baik: Rp 25 juta – Rp 30 juta.

Harga-harga di atas tentu saja bukan harga baku. Anda bisa mendapatkan kucing ragdoll yang harganya lebih murah atau lebih mahal. Yang penting untuk diperhatikan yaitu terkait tempat Anda membeli kucing ini.

Pastikan Anda membelinya di tempat terpercaya, agar bisa mendapatkan kucing ras radgoll terbaik. Membeli di tempat terpercaya juga bertujuan untuk menghindari terjadinya penipuan.  

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait