Bendungan Terbesar di Indonesia dan Dunia

Bendungan merupakan bangunan untuk menahan dan menampung air, limbah, dan pasir. Bangunan tersebut memiliki banyak fungsi seperti untuk pertanian, pembangkit listrik, dan tempat wisata.
Image title
13 Oktober 2021, 14:31
Ilustrasi bendungan
123rf.com/blueringmedia
Ilustrasi bendungan

Selain irigasi, bendungan juga menjadi bagian penting bagi sektor pertanian. Menurut Database Pembangunan Bendungan, definisi bendungan atau dam adalah bangunan berupa tanah, batu, beton, atau pasangan batu yang dibangun untuk menahan dan menampung air, limbah tambang, atau lumpur.

Istilah lain yang mirip dengan bendungan yaitu bendung atau weir. Banyak orang beranggapan keduanya sama, padahal berbeda. Bendung merupakan struktur bangunan yang memiliki kepala rendah. Fungsi bangunan ini untuk meningkatkan permukaan air, biasanya ada di sungai.

Fungsi Bendungan

Sejauh ini mungkin banyak dari kita yang mengira bahwa dam hanya berfungsi untuk pertanian saja. Sebenarnya fungsi bendungan sangat beragam. Mengutip dari ppid.dpmptsp.jatengprov.go.id, berikut ini beberapa kegunaan dam:

  1. Tempat cadangan air.
  2. Mencegah terjadinya banjir.
  3. Penyedia irigasi.
  4. Sebagai sumber energi untuk pembangkit listrik.
  5. Tempat konservasi tumbuhan dan hewan.
  6. Sarana olahraga.
  7. Tempat wisata.
  8. Mempermudah transportasi di pedalaman.
  9. Menyediakan sumber daya hayati.

Bendungan Terbesar di Indonesia

Sebagai negara agraris, Indonesia membutuhkan bendungan agar sektor pertanian tetap berjalan dengan baik. Menurut data di databoks, pembangunan 53 bendungan masuk dalam rencana pencapaian di bidang infrastruktur tahun ini.

Mengutip dari ilmugeografi.com, berikut daftar waduk atau bendungan terbesar di Indonesia.

1. Waduk Jatiluhur

Waduk ini berada di 100 kilometer arah tenggara dari Jakarta. Dam ini dibangun sejak tahun 1957 dan bisa menampung air dalam jumlah yang banyak dan bisa mengaliri ke area persawahan hingga 242 ribu hektar.

2. Bendungan Karangkates

Dam ini ada di Malang, Jawa Timur. Karangkates mendapatkan aliran air dari Sungai Brantas. Dibangun pada tahun 1957 hingga 1977, bendungan ini menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Selain itu, Waduk Karangkates juga menjadi tempat rekreasi masyarakat sekitar.

3. Waduk Gajah Mungkur

Bendungan terbesar di Indonesia selanjutnya yaitu Waduk Gajah Mungkur. Waduk ini ada di Wonogiri, Jawa Tengah. Waduk ini dibangun pada tahun 1970an dan mendapatkan aliran air dari Sungai Bengawan Solo.

Waduk Gajah Mungkur biasanya dimanfaatkan untuk pengairan sawah, sumber PLTA, dan objek wisata bagi masyarakat yang tinggal di Wonogiri dan sekitarnya.

4. Waduk Wonorejo

Waduk ini ada di Kabupaten Tunggungagung, Jawa Timur. Kapasitas waduk ini 122 juta meter kubik. Fungsi bendungan ini sebagai PLTA dan sumber air minum masyarakat sekitar.

5. Bendungan Riam Kanan

Dam ini terletak di Kalimantan Selatan dan dibangun pada tahun 1973. Pemanfaatan waduk ini yaitu sebagai PLTA di provinsi tersebut.

6. Bendungan Tilon

Bendungan ini ada di Nusa Tenggara Timur dan termasuk yang terbesar di provinsi tersebut. Pemanfaatan dam ini yaitu sebagai PLTA di wiliayah tersebut.

7. Bendungan Bili-Bili

Bendungan ini berada di Sulawesi Selatan dan biasanya dimanfaatkan sebagai PLTA bagi masyarakat sekitar.

Bendungan Terbesar di Dunia

Tak hanya di Indonesia, dam juga ditemukan di negara lain. Beberapa diantaranya memiliki ukuran yang besar. Berikut ini daftar bendungan terbesar di dunia.

1. Bendungan Kariba

Bendungan ini terletak di Zimbabwe, Afrika dengan panjang 628 meter dan tinggi mencapai 128 meter. Dam Kariba ini bisa menampung air sebanyak 185 miliar meter kubik. Bangunan ini difungsikan untuk pengendali banjir dan pembangkit listrik.

2. Bendungan Bratsk

Bangunan ini ada di Siberia Rusia yang membendung Sungai Angara. Memiliki panjang 1.452 meter dan tinggi 125 meter bisa menampung air sebanyak 169.27 miliar meter kubik. Selain menampung air, dam ini juga difungsikan untuk pembangkit listrik.

3. Bendungan Akosombo

Bangunan Akosombo terletak di Ghana, Afrika yang membendung Sungai Volta. Volume tampung dam ini yaitu 144 miliar meter kubik. Bangunan ini difungsikan sebagai pembangkit listrik dan tempat wisata.

4. Bendungan Daniel Johnson

Bendungan ini membendung Sungai Manicouagan di Kanada, Amerika Utara. Panjangnya mencapai 1.310 meter dan tinggi 213 meter. Dam ini mampu menampung air sebanyak 139,8 miliar meter kubik dan digunakan sebagai pembangkit listrik.

5. Bendungan Guri

Bangunan ini terletak di Venezuela, Amerika Selatan. Panjangnya 1.300 meter dan tinggi 216 meter. Volume air yang bisa ditampung bangunan ini sebanyak 135 miliar meter kubik. Air di dam ini biasa digunakan untuk pembangkit listrik daerah tersebut.

6. Bendungan Aswan

Bangunan Aswan membendung Sungai Nil di Mesir, Afrika. Panjangnya 3.830 meter dengan tinggi 980 meter. Air yang ditampung bisa mencapai 132 miliar meter kubik. Dam ini difungsikan untuk pengendali banjir, pembangkit listrik, dan irigasi.

7. Bendungan W.A.C Benett

Lokasi bendungan ini ada di Kanada, Amerika Utara dan membendung Sungai Peace serta membentuk danau bernama Williston.

Bangunan ini memiliki panjang 2.068 meter dan tinggi 183 meter. Dari ukurannya, dam ini bisa menampung air sebanyak 74 miliar meter kubik. Kehadiran bangunan ini dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik wilayah setempat.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait