12 Tanaman Obat yang Berguna untuk Kesehatan beserta Cara Mengolahnya

Ada banyak jenis tanaman obat yang bermanfaat untuk kesehatan. Untuk mendapatkan manfaat dari tanaman obat, Anda perlu mengolah dengan cara yang benar.
Image title
16 November 2021, 17:35
Kunyit merupakan salah satu tanaman obat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh
pixabay.com
Kunyit merupakan salah satu tanaman obat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh

Di Indonesia banyak tanaman obat yang tumbuh dan sering dimanfaatkan oleh masyarakat untuk obat tradisional. Tren back to nature atau kembali ke alam membuat eksistensi tanaman ini semakin meningkat. Apa saja yang termasuk dalam ketegori tanaman obat? Berikut penjelasannya.

Tanaman Obat dan Manfaatnya

Tanaman obat atau ada juga yang menyebutnya sebagai tanaman obat keluarga (TOGA) sudah sejak lama dikenal masyarakat Indonesia. Bahkan banyak orang yang akhirnya menanam tanaman tersebut.

Bagian dari TOGA yang biasa dimanfaatkan sebagai obat mulai dari daun, rimpang, batang, hingga buahnya. Umumnya TOGA diolah menjadi ramuan atau jamu tradisional untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan.

Melansir dari buku “Tanaman Obat” yang diterbitkan oleh Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, berikut beberapa contoh tanaman obat beserta manfaat dan resep mengolahnya.

Advertisement

1. Saga Manis

Tanaman obat yang pertama yaitu saga manis aatau Abrus precatorius. Daun tanaman ini biasanya dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk menghilangkan sariawan, batuk, dan wasir. Adapun cara mengolahnya sebagai berikut.

Obat batuk

  • Siapkan bahan-bahan yang terdiri atas 1 genggam daun saga, 5 butir buah adas, kayu pulasari ½ jari tangan, dan 110 ml air.
  • Rebus sampai mendidih.
  • Diamkan air rebusan sampai suhunya turun, kemudian minum 1 kali sehari.

Obat sariawan

  • Persiapkan bahan seperti 2 g daun saga, 1 g daun pegagan, 1 g rasuk angin, ½ jari tangan kayu turi, 1 jari tangan akar manis, dan 100 ml air.
  • Rebus sampai mendidih lalu minum 1 kali sehari.

Obat wasir

  • Rebus bahan-bahan seperti 1 genggam daun saga, 1 genggam herba pegagan, 1 sendok teh serbuk daun patikan cina, ½ sendok teh serbuk akar kelembak, 7 keping temulawak, dan air 100 ml.
  • Setelah rebusan mendidih, angkat dan tiriskan.
  • Minum air rebusan 1 kali sehari.

2. Lidah Buaya

Biasanya kita mengenal manfaat lidah buaya untuk kecantikan atau kesehatan rambut. Namun ternyata, lidah buaya juga bisa digunakan untuk obat.

Tanaman obat dengan nama latin Aloe vera ini dipercaya bisa mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Misalnya untuk mengobati batuk, haid tidak teratur, sembelit, dan lain sebagainya.

Bagian tanaman yang biasanya dimanfaatkan untuk obat tradisional yaitu daun, bunga, dan akar.

3. Lengkuas

Jenis tanaman obat selanjutnya yaitu lengkuas. Rempah yang satu ini biasanya digunakan untuk bumbu dapur dan jamu tradisional. Beberapa manfaat dari lengkuas antara lain untuk obat eksim, gastritis, kolera, demam, dan lain sebagainya.

Adapun resep tradisional untuk mengolah lengkuas sebagai obat sebagai berikut.

Obat demam

  • Siapkan bahan seperti 1 buah rimpang lengkuas, air hangat, 1 sendok makan madu.
  • Parut rimpang lengkuas merah kemudian campurkan dengan air hangat dan saring.
  • Setelah itu, tambahkan madu lalu minum 1 kali sehari.

Obat kolera

  • Siapkan bahan-bahan seperti 1 buah rimpang lengkuas merah, 1 siung bawang putih, sedikit garam, dan air 110 ml.
  • Campurkan bahan tersebut seperti membuat infus water.
  • Minum 1 kali sehari sebanyak 100 ml.

4. Cengkih

Tanaman obat lainnya yaitu cengkih. Manfaat cengkih antara lain untuk obat sakit gigi, rematik, campak, kolera, dan campak. Adapun cara membuat ramuan jamu tradisional dari cengkih untuk obat campak sebagai berikut:

  • Siapkan 10 bunga cengkih dan gula batu.
  • Rendam bunga cengkih dalam air masak selama satu malam.
  • Tambahkan gula batu dan aduk sampai merata.
  • Minum sedikit demi sedikit ramuan tersebut.

5. Kayu Manis

Kayu manis atau Cinramomum zaylanicum biasanya dimanfaatkan untuk tambahan makanan. Selain digunakan untuk penyedap makanan, kayu masih juga bermanfaat untuk mengatasi diare, rematik, dan sakit perut.

6. Temu Hitam

Tanaman obat selanjutnya yaitu temu hitam. Rimpang yang satu ini ternyata bermanfaat untuk menambah nafsu makan, mengatasi batuk berdahak, dan sesak napas. Untuk membuat ramuan obat tradisional dari temu hitam, berikut resepnya.

Menambah nafsu makan

  • Temu hitam seukuran ibu jari dicuci bersih kemudian diiris tipis-tipis.
  • Rebus dua gelas air besama temu hitam.
  • Saring dan minum airnya.

Mengobati batuk berdahak, sesak napas

  • Siapkan rimpang temu hitam 25 g kemudian cuci besih dan potong tipis-tipis.
  • Rebus rimpang bersama dua gelas air sampai mendidih selama 20 menit.
  • Setelah itu, saring lalu minum air rebusan di pagi dan sore hari.

7. Kunyit

Manfaat kunyit untuk kesehatan memang sudah diketahui sejak lama. Sebagai tanaman obat, kunyit berkhasiat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Misalnya untuk meredakan nyeri haid, sakit perut, mengobati luka, dan diare.

Selain digunakan untuk obat, kunyit juga biasa ditambahkan dalam masakan untuk menambah cita rasa makanan. Warna kuning dari rempah ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami.

8. Serai

Contoh tanaman obat lainnya yaitu serai. Selain sebagai bumbu dapur, serai juga sering digunakan untuk membuat jamu tradisional. Beberapa manfaat dari obat tradisional ini yaitu bisa mengatasi sakit gigi, peluruh haid, obat masuk angin, dan berguna untuk menghangatkan badan.

Adapun resep untuk mengolah serai sebagai jamu penghangat badan sebagai berikut:

  • Siapkan 5 gram serai.
  • Kemudian cuci bersih dan rebus bersama satu gelas air.
  • Setelah mendidih lalu tiriskan air rebusan.
  • Air rebusan tersebut dapat diminum di pagi dan sore hari.

9. Temulawak

Temulawak atau Curcuma xanthorrhiza juga merupakan tanaman obat yang bermanfaat untuk kesehatan. Rimpang ini memiliki rasa yang pahit.  Pada bagian rimpang mengandung senyawa xanthorrhizol dan kurkumin yang berguna untuk kesehatan.

Beberapa manfaat temulawak antara lain:

  • Memperbaiki fungsi pencernaan.
  • Meningkatkan nafsu makan.
  • Memperbaiki fungsi hati sehingga bisa menyembuhkan penyakit liver dan serosis.
  • Menurunkan lemak darah
  • Mengurangi nyeri sendi dan tulang.
  • Menghambat penggumpalan darah.
  • Bersifat antioksidan.

10. Alang-alang

Alang-alang atau Imperata cylindrica merupakan tanaman yang bisa dijadikan obat. Rimpang alang-alang biasanya digunakan untuk mengatasi infeksi saluran kemih, kencing darah, demam, mimisan, dan muntah.

Berikut resep tradisional mengolah alang-alang sebagai obat infeksi saluran kemih.

  • Siapkan bahan seperti rimpang alang-alang sebanyak 6 g, rimpang kunci pepet 5 g, daun kumis kucing 4 g, dan air 115 ml.
  • Kemudian buat infus water dari bahan-bahan tersebut.
  • Minum infus water dari alang-alang sekali setiap hari.

Jika gejala infeksi saluran kemih tidak kunjung hilang, maka sebaiknya periksakan diri ke dokter agar dapat memperoleh pengobatan yang lebih optimal.

11. Jambu biji merah

Kita mungkin sudah familiar dengan jambu biji. Buah yang rasanya manis dengan aroma khas ini memang banyak disukai. Manfaat jambu biji juga sangat beragam, mulai dari obat diare, peluruh haid, disentri, hingga mengobati demam berdarah.

Selain buahnya, daun dari tanaman jambu biji juga bisa digunakan untuk obat tradisional. Adapun resep mengolah jambu biji merah untuk obat kesehatan sebagai berikut:

Obat disentri

  • Pertama, sipakan daun jambu biji merah 6 g, kayu secang 1 g, rasuk angin 1 g, daun patikan cina 5 g, daun pegagan 7 g, kayu ules 2 buah, bawang merah 1 siung, dan air 120 ml.
  • Buah infus water dari bahan-bahan tersebut.
  • Kemudian minum 2 kali sehari di pagi dan sore hari.

Obat diare

  • Siapkan duan jambu biji muda 9 helai, kunyit 1 ruas jari, biji kedawung yang sudah disangrai 4 butir, rasuk angin 4 g, air 110 ml.
  • Kemudian buat infus water dengan bahan-bahan tersebut.
  • Minum infus water tersebut 2 kali sehari di pagi dan sore.

12. Sirih

Tanaman obat keluarga lainnya yaitu sirih atau Piper betle. Daun sirih biasanya digunakan untuk obat kumur, mengatasi pendarahan gigi, batuk, diare, dan alergi. Untuk mendapatkan manfaat sirih, berikut resep tradisionalnya.

Obat diare

  • Sediakan bahan seperti daun sirih sebanyak 4 – 6 lembar, 6 biji lada, dan 1 sendok minyak kelapa.
  • Tumbuk seluruh bahan yang sudah disiapkan sampai halus.
  • Gosokkan bahan yang telah halus ke bagian perut.

Obat alergi

  • Siapkan 6 lembar daun dirih, 1 ruas jahe, dan ½ sendok minyak kayu putih.
  • Tumbuk sampai seluruh bahan halus.
  • Kemudian oleskan ke area yang gatal atau terdapat alergi.

Mengatasi peradangan gusi

  • Rebus 4 lembar daun sirih ke dalam 2 gelas air sampai mendidih.
  • Diamkan air rebusan sampai mencapai suhu ruang.
  • Gunakan air rebusan tersebut untuk berkumur secara rutin sampai perdangan sembuh.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait