Keterlibatan Arab Saudi dalam perang Iran patut diperhatikan karena kerajaan tersebut sebelumnya menolak untuk sepenuhnya terlibat dalam konflik Timur Tengah baru-baru ini.
Amerika Serikat (AS) tidak lagi melancarkan serangan udara baru ke Iran pada Minggu (26/7), menghentikan sementara operasi militer yang telah berlangsung hampir lima bulan.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Cina, Wang Yi, menegaskan dukungan Beijing kepada Iran dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasional di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (21/7) menyatakan militernya segera melancarkan serangan terhadap area Pickaxe Mountain (Gunung Beliung) di Iran.
Ibrahim menilai pelemahan rupiah juga dipengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan masih berada di bawah level 5% pada kuartal II-2026.
Harga minyak acuan dunia naik untuk hari ketiga berturut-turut, setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengancam untuk melancarkan serangan lanjutan ke Iran.
Iran melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) ke Qatar, Bahrain, Kuwait, Oman, Yordania, dan UEA pada Minggu (12/7). Serangan kali ini memperluas operasi militer Teheran di Teluk.
Teheran pada Minggu (12/7) ini mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz hingga waktu yang belum ditentukan. Sementara AS menyatakan melancarkan serangan baru ke Iran.
Harga minyak Brent naik 0,4% menjadi US$ 72,31 per barel pada pukul 08.58 waktu Singapura. Sementara minyak West Texas Intermediate menguat 0,5% menjadi US$ 68,87 per barel.
Harga minyak Brent naik 0,7% menjadi US$ 73,45 per barel pada pukul 08.14 waktu Singapura, Rabu (1/7). Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate naik 0,9% menjadi US$ 70,11 per barel.
Sebuah kapal tanker dilaporkan menjadi sasaran serangan di Selat Hormuz pada Sabtu (27/6) waktu setempat, menyiratkan meningkatnya kembali ketegangan antara AS dan Iran di kawasan.
AS dan Iran kembali terlibat dalam aksi saling serang pada Sabtu (2/6), meningkatkan ketegangan di kawasan dan mengancam keberlangsungan perundingan terkait keamanan di Selat Hormuz.
Harga minyak dunia bergerak stabil setelah turun lebih dari 3% pada sesi sebelumnya. Kondisi ini berlangsung seiring dengan kemajuan pembahasan perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.