Pemerintahan Trump memanfaatkan momentum blokade Selat Hormuz untuk memperkuat posisi Negeri Paman Sam sebagai pemasok energi alternatif bagi negara-negara yang terdampak krisis Timur Tengah.
Penahanan harga BBM di tengah kenaikan minyak global membuat beban bergeser ke Pertamina dan SPBU swasta, memicu tekanan biaya, gangguan distribusi, dan risiko distorsi di hilir migas.
Indeks bursa Wall Street di Amerika Serikat (AS) ditutup naik pada perdagangan Selasa (14/4). Pelaku pasar cenderung mengabaikan kegagalan pembicaraan damai antara AS dan Iran.
Drone militer atau Pesawat Tanpa Awak kini menjadi aktor utama perang modern, menggeser strategi konvensional dengan serangan jarak jauh yang minim risiko, seperti dalam ketegangan Iran-Israel.
Kementerian Perdagangan tengah menjajaki pemasok bahan baku bijih plastik lain di luar negara-negara Timur Tengah untuk mengatasi kenaikan harga plastik di dalam negeri.
Bukti-bukti menunjukkan selama terjadi guncangan energi, harga barang dan jasa biasanya naik dengan cepat namun kemudian berhenti, sehingga membatasi dampaknya terhadap inflasi.
UN Tourism menyebut gangguan utama bagi industri pariwisata berasal dari pembatasan wilayah udara, gangguan operasional, serta meningkatnya ketidakpastian di wilayah Timur Tengah.
Platform jual beli daring (online) di Inggris, Jerman, Prancis, dan Spanyol melaporkan lonjakan besar dalam jumlah pencarian mengenai kendaraan listrik sejak dimulainya konflik di Iran pada Februari.
Kerja sama ASEAN memperkuat pasar keuangan, mempercepat konektivitas sistem pembayaran lintas negara, serta meningkatkan kesehatan finansial masyarakat.
Dua kapal perang Amerika Serikat dilaporkan telah melintasi Selat Hormuz, menandai transit pertama kapal militer milik Negeri Paman Sam itu sejak konflik antara AS dan Iran pecah, akhir Februari lalu.
Departemen Energi Amerika Serikat (DOE) resmi melepas 8,48 juta barel minyak mentah dari Cadangan Minyak Strategis (SPR) AS pada Jumat (10/4) waktu setempat.
Para pemimpin senior dari Amerika Serikat (AS) dan Iran berkumpul di Ibu Kota Pakistan, Islamabad, akhir pekan ini. Mereka akan memulai negosiasi yang bertujuan untuk mengakhiri perang.
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyebut pihaknya akan segera membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz yang saat ini terblokade akibat konflik dengan Iran.
Negosiasi yang dipimpin Pakistan mencapai hasil final kurang dari 90 menit tersisa sebelum tenggat waktu Presiden AS Donald Trump untuk menggempur habis Iran pada Selasa (7/4) malam.