Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan keputusan ini dikarenakan sejumlah pertimbangan, salah satunya karena nilai tukar rupiah yang melemah dan melebihi proyeksi bank sentral.
Menurut Chatib Basri, memburuknya indikator risiko fiskal sudah terjadi sebelum konflik Iran-Israel kembali memanas. Karena itu, narasi yang menyebut pelemahan rupiah dipicu perang tidak tepat.
Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50% di tengah melemahnya kurs rupiah yang sempat mendekati 18.200 per dolar AS.
Sektor farmasi, elektronik, tekstil, plastik, kimia, otomotif, serta industri makanan dan minuman dinilai menjadi kelompok yang paling rentan terdampak pelemahan rupiah.
Harga saham perbankan raksasa PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyentuh titik terendah dalam lima tahun terakhir pada perdagangan pagi ini.
Rupiah dibuka melemah ke Rp 18.106 per dolar AS dan berpotensi tertekan lebih dalam akibat penguatan dolar AS serta meningkatnya ketidakpastian global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali merosot pada perdagangan pagi, Senin (8/6). Hingga pukul 09.10 WIB, IHSG anjlok 4,38% atau 245,15 poin ke level 5.349.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi fundamental ekonomi hingga faktor eksternal dan aktivitas pasar.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi penguatan indeks dolar AS di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus Rp 18.000 per dolar AS menjadi tekanan serius bagi dunia usaha. Hal itu berpotensi mengganggu penyerapan tenaga, termasuk PHK, kerja bila berlangsung lama.
Pergerakan nilai tukar rupiah kembali mengawali perdagangan di pasar mata uang dengan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan ini, Jumat (5/6).
Istana Kepresidenan merespons pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (4/6). Mata uang rupiah tercatat sempat menyentuh level Rp18.039 per dolar AS.