Angkasa Pura II Gelar Tender Desain Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta

Angkasa Pura II mengatakan, pemenang tender nantinya akan mengikuti proses perencanaan pembangunan dan akan bekerja selama 18 bulan.
Image title
17 Mei 2019, 12:15
pembangunan Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta, Angkasa Pura II
ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL
Digital Lounge Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Angkasa Pura II akan mengumumkan pemenang desain Terminal 4 di bandara itu pada Agustus 2019.

Pembangunan Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta saat ini sedang memasuki tahap tender desain. PT Angkasa Pura II (Persero) menargetkan pemenang desain terminal baru ini bisa diumumkan pada Agustus 2019.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin menjelaskan pemenang tender nantinya akan mengikuti proses perencanaan pembangunan dan akan bekerja selama 18 bulan. Namun, karena letak terminal 4 yang berada kawasan kargo, maka AP II terlebih dahulu akan membangun pengganti kawasan kargo tersebut.

"Lokasi Terminal 4 ini kan adanya di kargo dan lapangan golf. Jadi sedang kami buat untuk kargo dulu," ujarnya, saat ditemui di Jakarta, Kamis (17/5).

Sebelumnya, PT AirAsia Indonesia Tbk menyatakan telah mengajukan minat untuk membangun Terminal 4. Minat ini secara resmi telah diajukan kepada PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola bandara internasional tersebut.

Advertisement

Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan mengungkapkan keinginannya untuk menjadikan Terminal 4 khusus untuk penerbangan pesawat berbiaya murah atau low cost carrier (LCC). "Kami sangat tertarik, makanya kami mengajukan pernyataan minat untuk pembangunan terminal 4," ujarnya di Jakarta, pada beberapa waktu lalu.

(Baca: Angkasa Pura II Bersiap Hadapi Lonjakan Penumpang saat Mudik Lebaran)

Menurut dia perkembangan di dunia penerbangan sudah bukan lagi soal ketersediaan pesawat ataupun kesiapan sumber daya manusia (SDM). Isunya sudah meluas ke pembangunan infrastruktur seperti bandara.

Selain itu, pertumbuhan penumpang saat ini didominasi oleh pengguna jasa penerbangan LCC. Akan sulit bagi maskapai penerbangan untuk mendarat apabila terminal di bandaranya hanya melayani penerbangan pesawat dengan layanan penuh (full service).

Dendy juga mengatakan sudah seharusnya maskapai penerbangan dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan penerbangan. Pemerintah tidak perlu menjadi pemilik dari bandara-bandara di Indonesia. "Jadi kalau bangun airport, jangan tunggu selesai baru maskapai diajak (bergabung)," kata Dendy.

Proyek pengembangan Terminal 4 memiliki luas yang hampir sama dengan Terminal 3, yang bisa menampung 25 juta penumpang. Terminal 4 dibangun di atas lahan 390 ribu meter persegi, sedangkan Terminal 3 mencapai 400 meter persegi.

(Baca: Nasib Para Pemudik Lebaran saat Harga Tiket Pesawat Mencekik)

Reporter: Fariha Sulmaihati
Editor: Sorta Tobing
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait