Unggul Hasil Hitung Cepat, Jokowi: Kita Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi minta masyarakat kembali bersatu setelah Pilpres dan Pileg 2019 usai.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
17 April 2019, 18:04
pemilu, pilpres 2019, hasil hitung cepat, quick count, exit poll, jokowi, ma'ruf, tkn
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo memasukkan surat suara ke dalam kotak saat menggunakan hak pilihnya di TPS 008, Gambir, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengaku sudah melihat berbagai hasil exit poll dan hitung cepat (quick count) Pilpres 2019 oleh berbagai lembaga survei. Namun ia enggan terburu-buru mengklaim kemenangan dalam persaingan politiknya melawan Prabowo Subianto.

Jokowi meminta masyarakat bersabar hingga ada hasil perhitungan resmi dari KPU. "Dari indikasi exit poll dan quick count, sudah kami lihat semuanya, tapi kita harus bersabar menunggu penghitungan dari KPU secara resmi," kata Jokowi dalam konferensi pers di Djakarta Theater XXI, Jakarta, Rabu (17/4).

Jokowi pun meminta agar masyarakat kembali bersatu setelah Pilpres dan Pileg 2019 usai. Dia tak ingin ada perpecahan di masyarakat akibat perbedaan politik yang telah berjalan selama tujuh bulan terakhir. "(Mari) menjalin dan merawat persatuan, kerukunan, dan persaudaraan kita sebagai saudara sebangsa, dan setanah air," ujarnya.

(Baca: Pantau Hitung Cepat, Tim Jokowi-Maruf Optimistis Raih Suara 60%)

Ia mengucapkan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, dan DKPP yang dapat menyelenggarakan Pemilu 2019 dengan baik. Pesta demokrasi telah berjalan secara jujur dan adil.

Terima kasih juga ia ucapkan kepada TNI dan Polri yang telah ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pemilu. “Semuanya bisa berjalan dengan baik," kata Jokowi.

(Baca: Sandiaga Ditekuk Jokowi di TPS Tempatnya Mencoblos)

Dalam konferensi pers tersebut, Jokowi didampingi oleh calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. Ada pula Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jusuf Kalla; Ketua TKN Erick Thohir; dan Ketua Harian TKN Jokowi-Ma'ruf Moeldoko.

Hadir pula para pimpinan partai politik Koalisi Indonesia Kerja. Mereka adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

(Baca: Prabowo Menang di TPS-nya Wiranto)

Kemudian, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesodibjo. Lalu, Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono, Ketua Umum PSI Grace Natalie, dan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.

Jokowi-Ma'ruf Unggul di 6 Survei

Pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin sementara unggul dari paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) enam lembaga survei pada pukul 15.00-15.30 WIB, selisih antara paslon 01 dan 02 sekitar 7,8-12,88%.

Hasil hitung cepat Litbang Kompas, paslon Jokowi-Maruf unggul dengan meraih 55,66% suara, sementara Prabowo-Sandi hanya mendapat 44,34% dari 40,85% suara yang masuk. Jokowi-Maruf juga unggul di Survei Kedai Kopi dengan memperoleh suara sebesar 53,59% suara, sementara Prabowo-Sandi memperoleh 46,41% dari 42,25% suara yang masuk. 

(Baca: Hasil Hitung Cepat Sementara Memenangkan Jokowi, Pasar Respons Positif)

Hitung cepat Indo Barometer juga memenangkan Jokowi-Maruf dengan 55,18% suara sedangkan Prabowo-Sandi hanya memperoleh 44,82% dari 34,92% suara yang masuk. Sementara itu, hitung cepat yang dilakukan oleh Charta Politika memenangkan paslon Jokowi-Maruf dengan perolehan 56,44% suara sementara pesaingnya hanya 45,49%. Jumlah suara yang masuk 51,47%.

Hasil survei Poltracking Indonesia menunjukkan paslon nomor urut 01 unggul dengan 56,44% suara, sedangkan paslon 02 hanya 43,56% berdasarkan 54,55% suara yang masuk. Demikian pula survei dari Indikator memenangkan Jokowi-Maruf dengan peroleh suara 55,89%, sedangkan pesaingnya memperoleh 44,11% dari 46,57% suara yang masuk.

 
 

Simak hasil hitung cepat Katadata.co.id bekerja sama dengan Kedai Kopi dan Charta Politica pada tautan link ini.   

 

Reporter: Dimas Jarot Bayu
Editor: Sorta Tobing

Video Pilihan

Artikel Terkait