Pemerintah Belum Tentukan Lokasi Proyek Tol Cigatas

Tol Cigatas mengalami penambahasan ruas dari Gedebage, Bandung-Cigatas-Cilacap, Jawa Tengah.
Image title
14 Maret 2019, 01:00
jalan tol
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi pembangunan jalan tol. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan jalan tol Cigatas mengalami penambahan ruas.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) belum menentukan lokasi jalan tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas). Penyebabnya, proyek ini mengalami penambahan ruas dari Gedebage, Bandung-Cigatas-Cilacap, Jawa Tengah.

Kepala BPJT Danang Parikesit menjelaskan bahwa Tol Cigatas tidak lagi sampai Tasikmalaya. "Namun, ruas Tasikmalaya kami prioritaskan," katanya di Jakarta, Rabu (13/3).

Studi kelayakannya (feasibility study) tengah dilakukan oleh PT Jasa Marga Tbk sebagai pemrakarsa proyek tol Cigatas. Karena itu, jalan tol Cigatas tidak masuk dalam daftar Proyek Strategi Nasional (PSN).

Ia mengatakan, persiapan pembangunan bisa selesai pada 2020. "Pengadaan anggarannya sudah mulai kita proses untuk tahun ini," ujarnya.

Advertisement

(Baca: Menteri Rini: Tol Terbanggi Besar-Palembang Berfungsi saat Mudik 2019)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memastikan jalan tol Cigatas akan mulai pembangunan pada 2019. Keberadaan tol ini akan mempersingkat perjalanan dari Bandung ke Banjar, dari empat jam menjadi hanya satu jam.

Keputusan pembangunan proyek dilatarbelakangi banyaknya keluhan kemacetan dari masyarakat Garut dan Tasikmalaya. "Ini adalah hadiah untuk masyarakat Garut dan Tasikmalaya yang saya cintai," kata Jokowi, dalam pernyataan resminya pada Januari lalu.

Nilai investasi untuk membangun jalan tol ini sekitar Rp 8 triliun. Panjang tolnya mencapai 185 kilometer (km). Proyek tersebut ditargetkan selesai pada 2023 mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Kurniwa mengatakan, kajian pembangunan tol Cigatas telah dilakukan sejak 2016 oleh Dinas Bina Marga Jawa Barat. "Usai lelang investasi, tahap selanjutnya menetakan lokasi, kemudian pembebasan lahan," kata Iwa.

Penambahan panjang jalan tol 2019

Presiden Joko Widodo telah meresmikan jalan tol Trans-Sumatera ruas Bakauheni-Terbangi dengan panjang 140,9 km pada Jumat lalu. Jalan tol yang terbagi dalam sembilan seksi ini merupakan jalan bebas hambatan terpanjang dengan investasi mencapai Rp 16,8 triliun.

(Baca: Tol Trans Sumatera Berpotensi Tambah Penerimaan Pajak Rp 2.690 Triliun)

Dari informasi yang dihimpun oleh Databoks, sepanjang 2015-2018 pemerintah telah membangun jalan tol 782,8 km. Untuk tahun ini, pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol 1.070 km sehingga sampai akhir tahun akan terbangun 1.852 km.

Pemerintah fokus pada infrastruktur jalan, dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di daerah sekitar lokasi. Dengan adanya jalan tol maka konektivitas antar daerah serta waktu tempuh transportasi dan jaringan logistik menjadi lebih efisien.

Reporter: Fariha Sulmaihati
Editor: Sorta Tobing
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait