Alih Kelola Makin Dekat, Pertamina Siapkan Program untuk Blok Rokan

Pertamina menyiapkan program untuk menjaga produksi Blok Rokan tak turun ketika mulai mengelolanya pada 9 Agustus 2021.
Image title
16 Februari 2021, 16:29
blok rokan, chevron, pertamina, blok migas, migas
Chevron
Ilustrasi. Pertamina menyiapkan program untuk mengelola Blok Rokan pada 9 Agustus 2021.

 

Pertamina menyiapkan program jangka pendek hingga panjang untuk  mengelola Blok Rokan di Riau pada 9 Agustus 2021. Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) RP Yudantoro menyebut ada sembilan bidang yang perusahaan siapkan.

Kesembilan bidang itu meliputi drilling and workover (pengeboran dan pengerjaan ulang sumur), pasokan listrik dan uap, kontrak dan manajemen rantai pasok (SCM), teknologi informasi dan petroteknikal, data transfer, sumber daya manusia, prosedur operasi standar (SOP) dan perizinan, formula kimia untuk teknik pengurasan minyak (EOR), serta aspek lingkungan dan restorasi lahan (ASR). 

Koordinasi intensif sedang perusahaan lakukan bersama SKK Migas dan PT Chevron Pacific Indonesia. “Koordinasinya terutama untuk transisi sembilan Bidang utama tersebut,” kata Yudantoro berdasarkan keterangan tertulis, Selasa (16/2).

Sebagai informasi, Chevron merupakan operator Blok Rokan saat ini. Kontrak pengelolaannya akan berakhir pada Agustus nanti dan beralih ke Pertamina. Blok migas tersebut telah lama menjadi penyumbang produksi siap jual alias lifting minyak nasional.

Kontribusinya mencapai 24% terhadap produksi nasional. Terdapat lima lapangan besar pada blok migas ini, yaitu Duri, Minas, Bangko, Balam South, dan Petapahan. Kelimanya tersebar di kabupaten di Provinsi Riau.

Namun, setiap tahunnya produksi Blok Rokan terus mengalami penurunan secara alami. Rata-rata produksinya sekarang sekitar 165 ribu barel per hari. Karena itu, untuk program jangka panjang, Pertamina akan berusaha mempertahankan produksi tersebut.

Upaya yang perusahaan lakukan termasuk melakukan pengeboran di 44 sumur pada 2021. Lalu, 40 sumur lainnya akan Pertamina kembangkan pula, sesuai diskusi dengan SKK Migas. 

Perusahaan pelat merah itu juga akan melaksanakan infill drilling (menambah sumur-sumur minyak), pengeboran sumur eksplorasi, workover atau well intervention (intervensi sumur), optimasi program waterflood (injeksi air) dan steamflood (injeksi uap), EOR dan upaya lainnya untuk menambah cadangan. 

Sekretaris Perusahaan Pertamina Hulu Energi Whisnu Bahriansyah menyebut kesiapan alih kelola tidak hanya pada aspek operasional, tetapi juga pembinaan hubungan baik dengan para stakeholders. Subholding Upsteam Pertamina, melalui Pertamina Hulu Rokan, juga melakukan persiapkan program kemasyarakatan. "Sehingga di sisi sosial, masyarakat dan lingkungan akan berjalan berkesinambungan,” kata Whisnu.

 

Reporter: Verda Nano Setiawan
Editor: Sorta Tobing
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait