Pemerintah Siapkan 6 Strategi Antisipasi Gelombang III Covid-19

Pemerintah memperkirakan potensi gelombang ketiga Covid-19 akan terjadi pada akhir tahun ini.
Image title
16 Oktober 2021, 18:10
Covid-19, virus corona
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Tenaga medis memasukkan cairan vaksin Sinovac saat vaksinasi Covid-19 di SMKN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, (29/9).

Pemerintah menyiapkan enam strategi untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19. Potensi ini diperkirakan akan terjadi pada akhir tahun. 

Dari pengalaman tahun lalu, mobilitias masyarakat meningkat ketika libur Natal dan tahun baru. Kondisi tersebut menyebabkan angka kasus dan kematian Akibat virus corona melonjak tajam. 

Karena itu pemerintah melakukan antisipasinya. ”Keberhasilan kita saat ini dalam menurunkan kasus Covid-19 tak boleh putus," kata Menteri Kominfo Johnny G. Plate, dalam keterangan resmi, Sabtu (16/10).

Strategi pertama adalah memastikan pelonggaran aktivitas diikuti pengendalian lapangan yang ketat. “Kita harus tetap waspada menerapkan protokol kesehatan dan membatasi mobilitas,” ucapnya.

Kedua, meningkatkan laju vaksinasi untuk kelompok lanjut usia, terutama di wilayah aglomerasi dan pusat pertumbuhan ekonomi. Langkah ini bertujuan untuk menekan angka kematian dan perawatan rumah sakit.

Ketiga, percepatan vaksinasi anak agar ketika musim libur Natal dan tahun baru imunitasnya sudah terbentuk. Keempat, menertibkan mobilitas pelaku perjalanan internasional dengan aturan protokol kesehatan yang ketat, terutama ke Bali. 

Langkah tersebut menyusul pembukaan penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai, Bali, pada 14 Oktober lalu. Kelima, memperkuat peran pemerintah daerah dalam mengawasi dan mengedukasi warga tentang rincian protokol kesehatan.

Terakhir, kampanye protokol kesehatan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat. ”Disiplin 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan), 3T (testing, tracing, treatment), vaksinasi, dan implementasi teknologi informasi seperti PedulilLindungi, menjadi kuncinya," kata Johnny.

Kasus Covid-19 Bertambah 997 Orang

Kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 997 kasus per hari ini. DKI Jakarta dan Jawa Tengah menjadi Daerah dengan kenaikan kasus tertinggi.

Di Ibu Kota penambahan kasus sebanyak 154 orang. Lalu, Jawa Tengah bertambah 114 pasien. Jawa Barat menyusul dengan 108 kasus, Jawa Timur 100 kasus, Kalimantan Barat 50 kasus, Kalimantan Timur 40 kasus, dan Bangka Belitung 33 kasus. 

Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 44 orang pada hari ini. Paling tinggi terjadi di Jawa Timur yakni 11 orang dan Jawa Tengah sembilan orang. Total pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 142.933 jiwa.

Sedangkan jumlah pasien yang sembuh bertambah 1.525 menjadi lebih dari 4,07 juta kasus. Penambahan pasien sembuh paling tinggi terjadi di DKI Jakarta 217 orang. Lalu Banten 142 orang, Jawa Timur 127 orang, dan Sulawesi Selatan 148 orang.

Reporter: Desy Setyowati, Antara

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait