Ekspansi ke India, Gojek Akuisisi Startup Rekrutmen Karyawan

Selain akuisisi, Gojek juga membuka kantor baru di kota Gurugram, India. Tujuannya, untuk merekrut lebih dari 100 karyawan.
Cindy Mutia Annur
13 Juni 2019, 12:15
akuisisi Gojek, AirCTO, kantor gojek di India
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Perusahaan layanan on-demand Gojek memperluas ekosistemnya ke India dengan mengakuisisi startup rekrutmen karyawan AirCTO.

Perusahaan layanan on-demand Gojek memperluas ekosistemnya ke India dengan mengakuisisi startup rekrutmen karyawan AirCTO yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial inteligince/AI). Selain itu, Gojek dikabarkan telah mengembangkan kantor barunya di Gurugram, India.

Direktur Pelaksana Gojek India Sidu Ponnapa mengatakan, perusahaan akan menggunakan solusi teknologi dari AirCTO untuk meningkatkan proses perekrutan yang mencakup pemeriksaan keterampilan teknis para kandidatnya.

“Tim kami akan fokus pada inovasi di proses rekrutmen kami, terutama untuk mengembangkan dan mengimplementasikan solusi teknologi yang akan merampingkan seluruh proses rekrutmen,” ujar Sidu seperti dikutip dalam YourStory, Rabu (12/6).

Pendiri AirCTO Atif Haider mengatakan, selama tiga tahun perusahaannya telah membantu perusahaan-perusahaan teknologi dalam mencari kandidat karyawan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. “Dengan menggunakan teknologi kami dalam melakukan rekrutmen, kami berharap dapat berkontribusi pada pertumbuhan Gojek di seluruh Asia Tenggara,” ujar Atif.

Advertisement

(Baca: Luncurkan GoNgaso untuk Pemudik, Gojek Target 50 Ribu Transaksi GoFood)

Selain akuisisi, Gojek juga memperluas ekosistemnya di India dengan membuka kantor baru di kota Gurugram dengan tujuan untuk merekrut lebih dari 100 karyawan. Adapun, di kantor barunya tersebut Gojek ingin mendirikan divisi produk untuk layanan pesan-antar makanan GoFood.

Gojek mengatakan, mereka sedang mencari cara dalam mengakuisisi lebih banyak perusahaan untuk menambah talenta yang ada. Perusahaan yang berkantor pusat di Indonesia ini secara aktif tertarik pada perusahaan dengan keahlian pelengkap di bidang teknik, desain, dan manajemen produk.

Meskipun hanya tersedia di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya, Gojek memiliki sejarah mengakuisisi beberapa perusahaan teknologi India untuk meningkatkan kemampuan teknologinya. Seperti pada pertama kalinya Gojek membuka kantor di India pada tahun 2016.

Awal tahun ini, Gojek telah mengumumkan penutupan pertama putaran pendanaan Seri F-nya yang dipimpin oleh Google, JD.com, dan Tencent, bersama dengan Mitsubishi Corporation dan Provident Capital.

(Baca: Gojek Siap Hadapi Pesaing Taksi Online Baru dari Vietnam, FastGo)

Reporter: Cindy Mutia Annur
Editor: Sorta Tobing
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait