Blibli Gunakan Whatsapp for Business Untuk Notifikasi Pelanggan

Blibli menilai pengalaman pelanggannya masih terhalang limitasi fitur Whatsapp for Business.
Cindy Mutia Annur
28 Maret 2019, 05:00
Blibli.com
ANTARA FOTO/Audy Alwi
Senior Vice President of Marketing Blibli.com I Gusti Ayu Fadjar (kedua kanan) dan Senior Vice President of Trade Partnership Lay Ridwan Gautama (kanan), secara simbolis menyerahkan kunci kepada pelanggan Blibli.com, di Jakarta, Selasa (28/11).

Perusahaan e-commerce Blibli.com memakai fitur Whatsapp for Business untuk mempermudah notifikasi pelanggannya. Growth Marketing Sr. Manager Blibli Tabah Yudhananto mengatakan, perusahaan memakai fitur itu hanya untuk notifikasi pemesanan dan pengiriman status secara otomatis dengan data internalnya.

“Kita masih menunggu perkembangan sistemnya karena banyak implementasi teknis yang ingin kami tambahkan,” ujar pria yang akrab dipanggil Anto tersebut saat ditemui di Kuningan, Jakarta, Rabu (27/3).

Blibli telah menggunakan WhatsApp for Business sejak tahun lalu untuk mengembangkan pengalaman pelanggannya (customer experience). Namun, kerjasama itu masih terhalang oleh limitasi dari aplikasi tersebut.

(Baca: Lazada Berencana Rilis Fitur Pinjaman bagi Mitra Penjual)

Advertisement

Anto menjelaskan, limitasi itu adalah soal pesan yang terkirim melalui fitur tersebut belum mengakomodasi konten yang bersifat promosi. Ia juga berharap pelanggan bisa berinteraksi langsung melalui chatbot.

Selama ini Blibli selalu mengikuti peraturan bisnis yang telah ditetapkan, salah satunya soal sistem pembayaran. “Kami tidak bisa kasih tahu berapa nilainya. Tapi pembayaran itu ditetapkan berdasarkan pemakaian," ujarnya.

(Baca: Shopee Gandeng UMKM Lokal ke Pasar ASEAN)

Sementara itu, County Manager Insider Indonesia Joe Harahap mengatakan, platform Whatsapp for Web merupakan fitur baru. Tidak semua perusahaan berkesempatan untuk menggunakan fitur application programming interface (API) tersebut. "Setahu saya di Indonesia cuma Blibli, BRI (Bank Rakyat Indonesia), dan beberapa perusahaan besar lainnya," ujarnya.

Perusahaan-perusahaan itu tidak bisa langsung memakai Whatsapp for Business. Mereka harus mengajukan permintaan pemakaiannya ke pihak Facebook terlebih dulu.

(Baca: Blibli Targetkan Penjualan Naik Hingga 5 Kali Lipat Saat Ramadan)

Joe memprediksi fitur ini akan terus melakukan pengembangan platform-nya. Fitur untuk interaksi secara individu hingga pesan yang bersifat promosi bukan tak mungkin dapat terwujud. Saat ini kalau ingin membuat pesan template yang dikirim ke pelanggan perusahaan terkait melalui Whatsapp for Business harus memakai persetujuan.

 

Reporter: Cindy Mutia Annur
Editor: Sorta Tobing
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait