IHSG Terkoreksi, Saham Bliss Properti Turun Paling Besar

Saham Bliss Properti mencatat penurunan paling besar pada perdagangan hari ini, yaitu 25% atau turun 86 poin menjadi Rp 252 per saham.
Image title
29 Juli 2019, 18:18
ihsg hari ini
Arief Kamaludin|KATADATA
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (29/7), ditutup turun 0,41% menjadi berada di level 6.299,0.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (29/7), ditutup turun 0,41% menjadi berada di level 6.299,0. Padahal, pada pembukaan perdagangan hari ini, IHSG tercatat naik 0,18% menjadi 6.336,8.

Berdasarkan RTI Infokom, tercatat ada 16,1 miliar saham yang diperdagangkan dengan nilai Rp 7,48 triliun. Ada 164 saham yang tercatat naik, 240 saham terkoreksi, dan 145 saham stagnan. Investor asing tercatat melakukan jual bersih senilai Rp 540,5 miliar di pasar reguler.

Saham PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) mencatat penurunan paling besar pada perdagangan hari ini, yaitu 25% atau turun 86 poin menjadi Rp 252 per saham. Saham ini ditransaksikan sebanyak 32.779 kali dengan volume transaksi sebanyak 821,2 juta saham dengan nilai Rp 279,7 miliar.

Saham selanjutnya yaitu PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) yang terkoreksi hingga 24,8% menjadi Rp 530 per saham, turun 175 poin. Saham ini ditransaksikan sebanyak 1.553 kali dengan volume transaksi sebanyak 83,7 juta saham dengan nilai Rp 50,13 miliar.

Selanjutnya ada PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) yang sahamnya terkoreksi 17% menjadi Rp 165 per saham, turun 34 poin. Saham ini ditransaksikan sebanyak 21.956 kali dengan volume transaksi 510,3 juta saham dengan nilai Rp 88,7 miliar.

Berikutnya, PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) yang harganya turun 8,53% menjadi Rp 118 per saham, turun 11 poin. Saham ini ditransaksikan sebanyak 2.633 kali dengan volume transaksi sebanyak 27,9 juta saham dengan nilai transaksi Rp 3,34 miliar.

Saham yang menempati top losers kelima, yaitu PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS), yang turun 6,52% menjadi Rp 129 per saham, turun 9 poin. Saham ini diperdagangkan sebanyak 3.479 kali dengan volume transaksi sebanyak 42,7 juta saham dan dengan nilai transaksi Rp 5,61 miliar.

(Baca: IHSG Hari Ini Diprediksi Turun, Beberapa Saham Kakap Jadi Rekomendasi)

Adapun, investor asing melakukan jual bersih di pasar reguler, dengan nilai jual terbesar pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Saham tersebut dilepas asing dengan nilai Rp 172,8 miliar. Meski begitu, tercatat saham BBRI mampu berada di zona hijau, naik 0,45% atau 20 poin menjadi Rp 4.460 per saham. Volume transaksi saham ini sebanyak 91,8 juta saham dengan nilai Rp 409,8 miliar dan ditransaksikan sebanyak 7.033 kali.

Berdasarkan indeks sektoral, tercatat pada perdagangan hari ini sektor konsumer turun paling besar, yaitu 1,59%. Diikuti oleh sektor perdagangan dan sektor industri dasar yang masing-masing terkoreksi 1,16% dan 1,07%.

Terkoreksinya pasar saham dalam negeri ini, sejalan dengan saham-saham di beberapa kawasan Asia. Seperti Nikkei 225 Index yang terkoreksi 0,19%, Hang Seng Index terkoreksi 1,03%, Shanghai Composite Index terkoreksi 0,12%, dan Strait Times Index sebesar 0,52%.

Dikutip dari Antara hari ini, Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji mengatakan, pelaku pasar cenderung bersikap wait and see dalam rangka menantikan momen-momen penting pada pekan ini. Pelaku pasar global menantikan pertemuan bilateral antara Amerika Serikat dengan Tiongkok di Beijing dalam rangka renegosiasi dagang.

"Di sisi lain, mereka (pelaku pasar global) juga menantikan pengumuman Bank Sentral AS, The Fed, yang diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuan (Fed Fund Rate) sebesar 25 bps," ujar Nafan.

(Baca: Meski IHSG Akhir Pekan Anjlok 1,19%, Saham Lapis 2 dan 3 Untung Besar)

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Sorta Tobing

Video Pilihan

Artikel Terkait