Harga Saham Perusahaan Erick Thohir, Hary Tanoe, Sandiaga Kompak Naik

Image title
15 Juli 2019, 10:21
jokowi-prabowo bertemu
Arief Kamaludin (Katadata)
Usai Jokowi-Prabowo bertemu, saham perusahaan milik Erick Thohir (foto), Harry Tanoe, dan Sandiaga Uno kompak naik hari ini, Senin (15/7).

Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka naik 0,54% di level 6.408,3 pada perdagangan Senin (15/7). Naiknya indeks ini terus berlangsung hingga pukul 09.10 WIB. Tercatat, IHSG berada di level 6.413,0 atau naik 0,62%.

Sejauh ini volume perdagangan pasar modal dalam negeri sebanyak 2,6 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 847,3 miliar dan ditransaksikan 45.359 kali. Ada 184 saham yang berada di zona hijau, 64 saham di zona merah, dan 125 saham stagnan. Tercatat investor asing, baik di pasar reguler maupun negosiasi, melakukan aksi beli bersih senilai Rp 18,94 miliar.

Naiknya IHSG ini menjadi anomali dibandingkan dengan beberapa indeks di Asia lainnya. Hingga 09.11 WIB, Hang Seng Index turun 0,58%, Shanghai Composite Index juga turun 0,72%, dan Strait Times Index juga turun 0,28%.

(Baca: Jokowi-Prabowo Bertemu, Rupiah Menguat ke Rp 13.900 per Dolar AS)

Pada perdagangan hari ini, saham yang menjadi incaran investor dan tercatat menjadi top gainers yaitu PT  Mahaka Media Tbk (ABBA) yang pada pukul 09.11 WIB naik hingga 6,88% di level Rp 171 per saham. Volume perdagangan perusahaan milik Erick Thohir ini sejauh ini sebnayak 37,2 juta saham dengan nilai Rp 6,4 miliar dan sebanyak 1.708 kali.

Selain itu, saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) juga bergerak naik 6,41% menjadi berada di level Rp 1.495 per saham. Volume perdagangan saham milik Hary Tanoesoedibjo sejauh ini sebanyak 32,7 juta saham dengan nilai Rp 47,4 miliar dan ditransaksikan sebanyak 15.236 kali.

Pasca pertemuan Presiden Terpilih Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Sabtu lalu, terpantau saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) pada pukul 09.13 WIB naik 1,69% menjadi Rp 3.600 per saham. Seperti diketahui, perusahaan tersebut dimiliki oleh Sandiaga Uno, pasangan Prabowo saat Pilpres 2019. Sahamnya ditransaksikan sebanyak 4,2 ribu kali dengan nilai Rp 15,1 juta sebanyak 6 kali.

Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menilai, pertemuan kedua tokoh politik tersebut bakal diapresiasi oleh investor di pasar modal dalam negeri. Sehingga, diprediksi membuat IHSG naik pada perdagangan. "Harusnya hijau (naik) karena kan ini rekonsiliasi yang ditunggu oleh banyak pihak," kata Nico Demus kepada Katadata.co.id.

Karena itu dia memperkirakan IHSG pada perdagangan Senin bergerak di sekitar level 6.335 hingga 6.395 dengan potensi menguat terpengaruh rekonsiliasi dua tokoh politik Indonesia tersebut. Pada perdagangan terakhir Jumat (12/7), IHSG ditutup pada level 6.373,3 atau turun 0,68%.

(Baca: Neraca Dagang Juni hingga Rekonsiliasi Politik Pengaruhi IHSG Hari Ini)

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji justru menilai, rekonsiliasi antara kedua tokoh tersebut justru tak  akan banyak mendongkrak IHSG kendati direspons positif oleh investor pasar modal. Laju IHSG berpotensi tertahan menjelang pengumuman neraca neraca perdagangan periode Juni 2019 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) besok, Senin (15/7).

Sejumlah pihak memperkirakan neraca perdagangan Juni masih akan defisit. "Tidak ada kaitannya dengan rekonsiliasi politik antara 01-02," kata Nafan pada Sabtu (13/7).

Berdasarkan analisa teknikal, Nafan mengindikasi ada potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support. Adapun area support pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.353,4 hingga 6.333,5. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki rentang level 6.409,2 hingga 6.445,2.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Sorta Tobing
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait