Daya Saing Digital Bali & Kep. Riau Menembus Dominasi Jawa

Ketimpangan daya saing digital terjadi antara Jawa dan non-Jawa.
Image title
Oleh Puspa Indah - Katadata Insight Center
26 Maret 2021, 18:43

Ketimpangan daya saing digital ini terlihat dari angka tengah skor EV-DCI 2021 yang disusun East Ventures dengan Katadata Insight Center. 10 besar skor EV-DCI tertinggi mayoritas berasal dari provinsi di Pulau Jawa. Secara umum, perkembangan ekonomi digital memang masih terpusat di Pulau Jawa.

Bali dan Kepulauan Riau mengalami peningkatan daya saing digital yang signifikan dan mampu bersaing dengan provinsi lain di pulau Jawa yang ada pada peringkat 10 besar. Bali berada di posisi ke-4 atau naik 3 peringkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan Kepulauan Riau diposisi ke-7 dengan peningkatan skor EV-DCI sebesar 7,1 dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Selama pandemi, pembangunan infrastruktur di Bali semakin merata. Ini ditunjukkan dari peningkatan rasio desa mendapatkan sinyal 3G-4G. Selain itu, Bali mengoptimalkan penggunaan digital, seperti penggunaan QR-code untuk transaksi dan juga peningkatan pemakaian internet.

Di sisi lain, Kepulauan Riau yang mengalami peningkatan daya saing digital ini salah satunya disebabkan adanya Nongsa Digital Park sebagai ekosistem kawasan digital. Nongsa Digital Park ini berlokasi dekat dengan Singapura namun masih berada di wilayah Indonesia. Karena itu, diharapkan pengembangan ekonomi digital, serta pertumbuhan startup digital akan semakin dimudahkan dengan adanya kawasan ini.

 

Ulasan selengkapnya dapat diakses di sini.