Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp 16,82 T dan Rombak Komisaris

Bank Mandiri menetapkan 60% dari laba bersih konsolidasi 2021 atau sekitar Rp16,82 triliun sebagai dividen. Perseroan juga mengangkat Muliadi Rahardja sebagai komisaris independen.
Image title
10 Maret 2022, 17:19
Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp 16,82 T dan Rombak Komisaris
Katadata
Bank Mandiri membagikan dividen senilai Rp 16,82 T untuk tahun buku 2021 dan merombak jajaran komisaris. (Dok.BMRI)

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menetapkan 60% dari laba bersih konsolidasi tahun buku 2021 atau sekitar Rp16,82 triliun sebagai dividen. Nantinya, setiap pemegang saham akan memperoleh dividen senilai Rp 360,5 per sahamnya. 

Dari jumlah tersebut, dividen kepada Negara Republik Indonesia selaku pemegang saham pengendali sebesar Rp8,75 triliun dan akan disetorkan kepada rekening kas umum negara. Sedangkan, sebanyak 40% dari laba bersih konsolidasi tahun lalu dialokasikan sebagai laba ditahan.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menjelaskan, besaran dividen tersebut sejalan dengan komitmen manajemen Bank Mandiri untuk dapat berkontribusi secara optimal kepada negara serta keinginan untuk menjadi mitra finansial utama pilihan nasabah, antara lain dengan melanjutkan transformasi digital pada produk dan layanan keuangan perseroan. 

"Keputusan ini juga mengindikasikan dukungan yang kuat dari pemegang saham kepada manajemen untuk mengakselerasi rencana ekspansi bisnis perseroan,” ungkap Darmawan dalam keterangan resminya, Kamis (10/3).

Advertisement

Menurutnya, besaran dividen tersebut telah mempertimbangkan posisi likuiditas serta struktur permodalan Bank Mandiri dalam mendukung rencana di tahun 2022. Adapun, setelah pembagian dividen, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) Bank Mandiri sampai dengan akhir tahun nanti diproyeksikan pada level yang kurang lebih sama dengan Desember 2021. 

Darmawan menambahkan, pihaknya optimis dengan beragam pengembangan serta inovasi digital yang tengah dijalankan dapat mampu mendukung rencana bisnis berkelanjutan Bank Mandiri termasuk mendorong fungsi intermediasi yang menjadi core bisnis perseroan.

"Sejalan dengan momentum pertumbuhan ekonomi, kami optimis kinerja Bank Mandiri akan terus membaik. Ke depan, kami akan terus memacu pengembangan bisnis dan layanan Bank Mandiri agar dapat memenuhi ekspektasi seluruh stakeholder perseroan," imbuh Darmawan.

Ke depan, Bank Mandiri lanjut Darmawan, akan secara aktif melakukan transformasi digital untuk memenuhi kebutuhan layanan dan transaksi keuangan nasabah. Salah satunya melalui pengembangan Super App Livin' by Mandiri untuk nasabah ritel dan Digital Super Platform Kopra by Mandiri untuk nasabah wholesale yang menunjukkan pencapaian positif sejak diluncurkan Oktober 2021 lalu.

Tercatat, Livin' by Mandiri sampai dengan akhir Desember 2021 telah diunduh oleh 10 juta pengguna dan membukukan nilai transaksi sebesar Rp 1.630 triliun dengan jumlah transaksi menembus 1,5 miliar. Sementara Kopra by Mandiri, telah mampu mengelola transaksi sebanyak Rp 13.545 triliun termasuk transaksi trade sebesar Rp 553 triliun dan transaksi bank garansi senilai Rp 94,3 triliun akhir tahun lalu.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga memutuskan untuk mengangkat Muliadi Rahardja menjadi Komisaris Independen Bank Mandiri menggantikan Mohamad Nasir. Ditetapkan Muliadi akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan serta memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami meyakini keputusan pemegang saham ini akan menjadikan pengurus perseroan semakin solid dan mampu membawa Bank Mandiri semakin berperan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkas Darmawan.

Berikut susunan pengurus perseroan berdasarkan hasil RUPST 10 Maret 2022:

Dewan Komisaris 

• Komisaris Utama/Independen: M. Chatib Basri

• Wakil Komisaris Utama/Independen: Andrinof A. Chaniago

• Komisaris Independen: Boedi Armanto

• Komisaris Independen: Loeke Larasati Agoestina

• Komisaris Independen: Muliadi Rahardja

• Komisaris: Rionald Silaban

• Komisaris: Nawal Nely

• Komisaris: Faried Utomo

• Komisaris: Arif Budimanta

• Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh

 

Direksi

• Direktur Utama: Darmawan Junaidi

• Wakil Direktur Utama: Alexandra Askandar

• Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin

• Direktur Kepatuhan & SDM: Agus Dwi Handaya

• Direktur Treasury & International Banking: Panji Irawan

• Direktur Commercial Banking: Riduan

• Direktur Jaringan & Retail Banking: Aquarius Rudianto

• Direktur Operation: Toni E.B. Subari

• Direktur Corporate Banking: Susana Indah K. Indriati

• Direktur Hubungan Kelembagaan: Rohan Hafas

• Direktur Keuangan & Strategi: Sigit Prastowo

• Direktur Information Technology: Timothy Utama

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait