IPO GoTo Bakal Kerek Pertumbuhan Investor Baru di Bursa RI

GoTo sejak Selasa (15/3) resmi menggelar IPO melalui proses Electronic Initial Public Offering (e-IPO) dengan melepas sebanyak 52 miliar lembar saham baru.
Image title
16 Maret 2022, 09:00
IPO GoTo Bakal Kerek Pertumbuhan Investor Baru di Bursa RI
Katadata/Ihya Ulum
Iklan Ajaib di kawasan SCBD, Jakarta.

Ajaib Sekuritas menyatakan penawaran umum perdana saham perusahaan teknologi, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan mengerek pertumbuhan investor baru di pasar modal Tanah Air.

Calon emiten dengan kode saham GOTO itu sejak hari ini, Selasa (15/3) resmi menggelar IPO melalui proses Electronic Initial Public Offering (e-IPO) dengan melepas sebanyak 52 miliar lembar saham baru dengan nilai nominal Rp 1 per saham.

Jumlah saham yang akan dilepas calon emiten di sektor tekonologi itu setara 4,35 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan rentang harga penawaran umum perdana saham di kisaran Rp316 hingga Rp346 per lembar saham. Sehingga, dari IPO tersebut, GoTo diperkirakan akan meraih dana senilai Rp16,43 triliun hingga Rp17,99 triliun.

Ajaib menilai, dengan harga penawaran saham perdana GoTo ini relatif terjangkau bagi para investor khususnya investor ritel.

Advertisement

"IPO GoTo merupakan angin segar untuk tumbuhnya ritel investor baru dari berbagai kalangan termasuk para mitra pengemudi hingga pengusaha UMKM online untuk turut ambil bagian untuk memiliki sahamnya," ungkap Direktur Utama PT Ajaib Sekuritas Asia, Anna Lora, dalam keterangan resminya, Selasa (15/3). 

Ajaib yang lekat dengan image investor ritel Indonesia turut menyambut dan mendukung langkah GoTo dalam mendorong kemajuan pasar modal Indonesia untuk semua kalangan. Dengan kemudahan akses yang ditawarkan, Ajaib sebagai broker ritel online terbesar di Indonesia, mengajak semua kalangan masyarakat untuk menjadi bagian dari pasar modal Indonesia.

“Langkah IPO GoTo menjadi momen yang menandakan pencapaian baru dan menjadi bukti perusahaan yang lahir bersama masyarakat, bersama Indonesia dapat bertumbuh dengan pesat dan memberikan akses bagi semua kalangan untuk menjadi bagiannya,” ujar Anna.

GoTo menunjukkan optimisme perusahaan dalam melantai di bursa dengan memanfaatkan skema greenshoe option dan hak suara multipel atau multiple voting shares (MVS) pada proses IPO memberikan rasa aman dan menjaga kepercayaan para investor.

Anna menambahkan, gelaran IPO perusahaan-perusahaan decacorn dan unicorn di Indonesia ini menunjukkan pertumbuhan yang positif dalam bidang teknologi dan ekonomi dari berbagai bidang. Hal ini juga mendorong lebih banyak lagi perusahaan-perusahaan rintisan untuk memajukan bisnis melalui gelaran IPO.

Perkiraan tanggal efektif IPO GoTo dijadwalkan pada tanggal 25 Maret 2022. Adapun perkiraan masa penawaran umum berada di tanggal 29 sampai 31 Maret. Mereka menargetkan penjatahan saham pada tanggal 31 Maret.

Setelah itu, perkiraan tanggal distribusi saham secara elektronik akan jatuh pada tanggal 1 April 2022. Terakhir, perkiraan tanggal pencatatan saham targetnya pada tanggal 4 April 2022.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait