Tower Bersama Terbitkan Obligasi Rp 2,2 Triliun, Bunga Hingga 6,35%

Tower Bersama akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi untuk membiayai kembali fasilitas pinjaman anak usaha perseroan (refinancing).
Syahrizal Sidik
26 Juli 2022, 15:42
Tower Bersama Terbitkan Obligasi Rp 2,2 Triliun, Bunga Hingga 6,35%
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
Ilustrasi perdagangan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

 

Emiten menara telekomunikasi Grup Saratoga, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), berencana menerbitkan obligasi dengan emisi senilai Rp 2,2 triliun.

Berdasarkan prospektus yang dipublikasikan perusahaan, Senin (25/7), Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure Tahap IV Tahun 2022 akan diterbitkan dalam dua seri.

Seri A, nilai pokok yang ditawarkan Rp 1,478 triliun dengan bunga tetap sebesar 4,10% dan tenor selama 370 hari kalender. Obligasi ini akan jatuh tempo pada 21 Agustus 2023. Kemudian, Seri B, pokok yang ditawarkan Rp 721,39 miliar dengan tenor selama tiga tahun dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,35%. Obligasi ini akan jatuh tempo pada 11 Agustus 2025. 

Advertisement

Rencananya, perusahaan akan menggunakan dana untuk dipinjamkan sebesar US$ 57,5 juta kepada PT Solu Sindo Kreasi Pratama (SKP) untuk melakukan pembayaran seluruh kewajiban keuangan SKP.

Sisanya, sebesar US$ 89,6 juta akan dipinjamkan Tower Bersama untuk melakukan pembayaran sebagian kewajban keuangan. Keduanya berkaitan dengan fasilitas pinjaman revolving dalam US$275 juta Facility Agreement tertanggal 20 Januari 2021 yang akan dibayarkan kepada para kreditur melalui United Overseas Bank Limited sebagai agen.

Mengingat kewajiban keuangan yang akan dibayarkan dalam mata uang dolar AS, maka dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan dikonversi ke dalam mata uang dolar AS.

Sebagaimana diketahui, sampai dengan kuartal pertama tahun ini, perseroan dan perusahaan anak mempunyai liabilitas yang seluruhnya berjumlah Rp 31,91 triliun yang terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp 9,74 triliun dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp 22,16 triliun.

Sejak tanggal 31 Maret 2022, perseroan dan perusahaan anak telah melakukan pencairan pinjaman sebesar US$185,5 juta dan Rp539,7 miliar dan pembayaran pinjaman sebesar US$295.3 juta dan Rp 1.455,4 miliar, termasuk pelunasan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV.

Obligasi ini mendapat peringkat Double A Plus atau AA+ (idn). Perusahaan menunjuk PT Indo Premier Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT UOB Kay Hian Sekuritas, PT OCBC Sekuritas Indonesia PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi.

Sedangkan, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi obligasi.  PT Bank Tabungan Negara Tbk bertindak sebagai wali amanat.

Perusahaan menjadwalkan masa penawaran umum obligasi pada 5 sampai dengan 8 Agustus 2022. Kemudian, tanggal penjatahan pada 9 Agustus 2022. Tanggal pengembalian uang pemesanan dan tanggal distribusi obligasi secara elektronik pada 11 Agustus 2022. Sedangkan, pencatatan obligasi di BEI dijadwallkan pada 12 Agustus 2022.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait