IHSG Sesi I Naik 0,68% Ditopang Penguatan Saham Sektor Energi

IHSG bergerak naik sebesar 0,68% ke level 7.134,82 di sesi pertama perdagangan, terutama ditopang oleh menguatnya saham-saham di sektor energi.
Patricia Yashinta Desy Abigail
9 Agustus 2022, 13:49
IHSG Sesi I Naik 0,68% Ditopang Penguatan Saham Sektor Energi
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.
Petugas kebersihan melintasi layar digital pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I ditutup naik 0,68% ke level 7.134,82 pada sesi pertama perdagangan saham, Selasa (9/8) hari ini. Pada awal perdagangan, indeks saham dibuka di level 7.101 dan menyentuh angka tertingginya di level 7.144.

Riset KB Valbury Sekuritas mengatakan bahwa penyiapan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) oleh pemerintah di tahun 2023,  mampu bertahan di tengah guncangan perekonomian global. Hal ini menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG dengan pergerakan mixed, namun berpeluang menguat. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), di sesi pertama hari ini, total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 17,75 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,20 triliun dan frekuensi 976.092 kali. Sementara itu, 227 saham bergerak di zona hijau, 230 saham terkoreksi, dan 214 saham tak bergerak.

Pada separuh hari perdagangan, separuh sektor berada di zona hijau, dipimpin oleh sektor energi yang naik 2,16%. Adapun saham-saham di sektor energi mengalami kenaikan yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang naik 18,58% atau 21 poin menjadi Rp 134 per saham, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik 5,97% atau 16 poin menjadi Rp 284 per saham, dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik 4,01% atau 65 poin menjadi Rp 1.685 per saham. 

Advertisement

Sektor lain yang juga naik yakni sektor transportasi naik 1,96%, sektor keuangan naik 0,81%, sektor industri dasar naik 0,61%, sektor industri naik 0,56%, sektor primer naik 0,13%, dan sektor properti naik 0,24%. 

Sedangkan sektor yang berada di zona merah yakni sektor infrastruktur turun 0,04%, sektor non primer turun 0,02%, dan sektor kesehatan turun 0,28%

Saham yang menempati urutan teratas dalam top gainers adalah PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk (TOOL) yang menguat 44 poin atau 34,65% menjadi Rp 171. Sementara itu, saham yang menempati top losers yaitu, PT Klinko Karya Imaji Tbk (KLIN) yang melemah 10% atau 10 poin ke level Rp 90.

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait