SMF Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun untuk Genjot Penyaluran KPR

Dana hasil penerbitan obligasi Sarana Multigriya Finansial (SMF) akan digunakan untuk menyalurkan pinjaman dan refinancing KPR.
Patricia Yashinta Desy Abigail
22 September 2022, 18:30
SMF Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun untuk Genjot Penyaluran KPR
smf-indonesia.co.id
PT Sarana Multigriya Finansial

PT Sarana Multigriya Finansial atau SMF telah menerbitkan obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan atau PUB VI Tahap III Tahun 2022 sebesar Rp 3 triliun untuk penyaluran pinjaman dan pembiayaan. Penerbitan obligasi SMF memiliki rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). 

Direktur Utama SMF, Ananta menyampaikan penerbitan obligasi SMF bertujuan untuk mendukung stabilitas ekonomi nasional khususnya di industri perumahan melalui penyaluran pinjaman atau pun pembiayaan (refinancing atas KPR). "Hal tersebut dapat mendorong ketersediaan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (22/9).

Adapun, penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari PUB VI yang diupayakan SMF dalam menghimpun dana dengan target sebesar Rp 17 triliun.

Sebelumnya, perseroan telah melakukan penerbitan pada bulan Juli 2021. Obligasi PUB VI tahap I dengan nilai Rp 1,2 triliun dan sukuk PUB II tahap I sebesar Rp 100 Miliar. Selanjutnya, penerbitan Obligasi PUB VI tahap II pada bulan November 2021 sebesar Rp 2,8 triliun. Sejak tahun 2009 hingga saat ini SMF telah melakukan penerbitan surat utang sebanyak 51 kali dengan total Rp 50,4 triliun.

Advertisement

Dikutip dari keterangan resmi, obligasi tersebut terdiri dari satu seri dengan tingkat bunga tetap 6,95% per tahun. Dengan jangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi. Adapun, pembayaran pokok Obligasi secara penuh atau bullet payment akan dilakukan pada tanggal pelunasan obligasi.

Dana yang diperoleh dari obligasi ini, rencananya digunakan untuk kegiatan penyaluran pinjaman dan atau penyaluran pembiayaan. Hal tersebut untuk mendukung pembiayaan yang disalurkan lembaga keuangan guna keberlanjutan kepemilikan kepenghunian.

Lalu, untuk ketersediaan perumahan dan atau permukiman. Serta dalam rangka melaksanakan peran SMF sebagai Special Mission Vehicle atau SMV. Penerbitan obligasi ini merupakan bentuk komitmen dari SMF sebagai penyedia likuiditas jangka menengah panjang bagi KPR.

Sebelumnya pada tahun 2021, Perseroan telah melakukan penerbitan pada bulan Juli 2021, Obligasi PUB VI Tahap I pada dengan nilai sebesar Rp 1,2 triliun dan Sukuk PUB II Tahap I sebesar Rp 100 Miliar, selanjutnya penerbitan Obligasi PUB VI Tahap II pada bulan November 2021 sebesar Rp 2,8 triliun. Sejak tahun 2009 hingga saat ini SMF telah melakukan penerbitan surat utang sebanyak 51 kali dengan total Rp 50,4 triliun.

 

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait