IHSG Berpotensi Melemah, Analis Rekomendasikan Saham Bank dan Konsumer

IHSG pada perdagangan Selasa ini diperkirakan masih akan tertekan seiring data inflasi di bulan September yang meningkat 1,17% imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
 Zahwa Madjid
4 Oktober 2022, 06:30
IHSG Berpotensi Melemah, Analis Rekomendasikan Saham Ini
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.
Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini, Selasa (4/10). Analis memperkirakan, indeks bergerak di level 6.872 hingga 7.236.

Senin kemarin (3/10), indeks acuan di Tanah Air ditutup melemah 0,44% ke level 7.009,71 dengan nilai transaksi Rp 10,77 triliun. Nilai kapitalisasi pasar IHSG juga tergerus menjadi Rp 9.244,13 triliun. 

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya menilai, setelah rilis data perekonomian berupa data inflasi, kendati mengalami kenaikan pada September sebesar 1,17% secara bulanan dan 5,95% secara tahunan, namun masih berada dalam rentang yang relatif stabil. Menurutnya, ini menunjukkan kondisi perekonomian yang baik, bahkan cenderung kembali ke arah normal pascapandemi. 

“Hal ini tentunya dapat memberikan kontribusi terhadap kinerja keuangan para emiten dalam pasar modal Indonesia sehingga dapat turut memberikan sentimen positif terhadap pergerakan IHSG,” kata William publikasi riset.

Advertisement

William merekomendasikan saham-saham berikut untuk diperhatikan oleh investor hari ini:

  • Bank Negara Indonesia (BBNI)
  • Bank Central Asia (BBCA)
  • Bank Rakyat Indonesia (BBRI)
  • Telkom Indonesia (TLKM)
  • Gudang Garam (GGRM)
  • Unilever Indonesia (UNVR)
  • Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP)
  • Alam Sutera Realty (ASRI)
  • Pakuwon Jati Tbk (PWON)

Sementara itu, Ivan Rosanova, Analis BinaArtha Sekuritas memprediksi IHSG pada perdagangan hari ini akan berada di level support 6.872, 6.800, 6.735. Sedangkan level resistance berada di 7.076, 7.111 dan 7.225.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian. Sedangkan, resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

Berikut adalah saham yang direkomendasikan oleh Ivan untuk trading buy hari ini:

  • Adaro Energy Tbk (ADRO) dengan rentang harga 3.850 hingga 3.910 dengan target harga terdekat di 4.100
  • Harum Energy Tbk (HRUM) dengan rentang harga 1.755 hingga 1.775 dengan target harga terdekat di 1.900
  • Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) dengan rentang harga 8.900 hingga 9.150 dengan target harga terdekat di 9.600.

 

Reporter: Zahwa Madjid
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait