Bagaimana Nasib Sponsor Liga 1 dari BRI Usai Tragedi Kanjuruhan?

BRI berharap Tragedi Kanjuruhan menjadi pembelajaran bagi semua pihak dan dilakukan evaluasi menyeluruh, khususnya kepada pihak-pihak terkait agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.
Syahrizal Sidik
4 Oktober 2022, 14:49
Nasib BRI Sponsori Liga 1 Akan Berlanjut Usai Tregedi Kanjuruhan?
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa.
Pesepak bola Persib Bandung Ciro Alves (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Barito Putera Muhammad Firly (kiri) pada pertandingan lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/9/2022).

Dana sponsor untuk Liga 1 musim 2021/2022 menjadi pertanyaan setelah liga kasta tertinggi sepakbola di Tanah Air  usai tragedi Kanjuruhan. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk., merupakan sponsor utama liga yang kini dihentikan sementara. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengintruksikan agar pertandingan sepakbola Liga 1 dihentikan sementara,  karena tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu malam (1/10) menewaskan 153 orang. Pemerintah yang membentuk tim investigasu sedang menyelidiki peristiwa tersebut dari berbagai aspek. 

Katadata.co.id, sudah mengonfirmasi mengenai kebijakan sponsorship BRI terhadap Liga 1.  Hingga saat ini BRI belum memutuskan sikapnya. 

BRI, masih akan menunggu hingga proses investigasi menyeluruh selesai dilakukan. Perusahaan  juga berharap ke depannya agar penerapan protokol keamanan, koordinasi dan komunikasi dan lainnya dapat dilakukan dengan lebih baik lagi, khususnya dalam penyelenggaraan kegiatan pertandingan olah raga sepak bola.

Advertisement

 

Sekretaris Perusahaan BRI, Oryza Aestika Gunarto, menyatakan Tragedi Kanjuruhan dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak dan dilakukan evaluasi menyeluruh, khususnya kepada pihak-pihak terkait agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.

“Sebagai sponsor utama BRI Liga 1 kami berharap liga sepak bola kasta tertinggi tanah air ini dapat terselenggara dengan baik dengan menjunjung tinggi sportivitas dari semua pihak, dan kami berharap agar sepak bola dapat terus menjadi olahraga pemersatu bangsa,” katanya, dalam keterangan resmi. 

BRI menjelaskan alasan bergabung dalam Liga 1 sebagai upaya perseroan dalam mendongkrak kemajuan sepak bola nasional. Sudah selayaknya, kompetisi ini menjadi ajang yang memiliki manfaat ekonomi dan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Partisipasi BRI terhadap BRI Liga 1 adalah bentuk dukungan untuk kemajuan sepak bola nasional dan untuk mendorong geliat perekonomian di kondisi yang masih menantang ini,” ujarnya. .

Sebelumnya,  Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengungkapkan latar belakang dan pertimbangan mengapa BRI kembali menjadi Title Sponsor BRI Liga I musim 2022-2023. Menurutnya, yang pertama, dari sisi ekonomi, BRI ingin terus menghidupkan mata rantai ekonomi kerakyatan melalui industri sepak bola nasional. Ia menyebut, berdasarkan hasil penelitian LPEM FEB UI, kompetisi ini dapat menggerakkan perekonomian sebesar Rp 3 triliun.

Terbukti, pada penyelenggaraan BRI Liga I musim lalu turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal I tahun 2022 yang mampu tumbuh 5,01 persen secara tahunan. Selain faktor ekonomi, kata Catur, adalah Liga 1 adalah sarana promosi yang efektif dan efisien. “BRI ingin berkontribusi penuh dalam mendukung prestasi sepak bola nasional," katanya. 

Deretan Sponsor Liga 1 Sejak Musim 1994

Seperti dikutip dari Skor.id, terdapat sejumlah perusahaan yang menjadi sponsor perhelatan Liga Indonesia sejak 28 tahun silam. Liga Indonesia merupakan hasil dari peleburan Perserikatan dan Liga Sepak Bola Utama (Galatama). 

Pada era 1994 hingga 1995, produsen rokok asal Inggris, Dunhill menjadi sponsor utama dengan menyuntikkan dana sebesar Rp 4,5 miliar per musim, kala itu nama liganya dinamai Liga Dunhill. Berlanjut pada musim 1996/1997 dan 1997/1998, perusahaan rokok asal Amerika Serikat, Kansas juga menjadi sponsor Liga Indonesia dengan menyuntikkan dana senilai Rp 5,35 miliar.

PERSIJA JAKARTA MELAWAN MADURA UNITED
PERSIJA JAKARTA MELAWAN MADURA UNITED (ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww.)

 

Setelah krisis moneter melanda, baru Bank Mandiri bertindak sebagai sponsor Liga Indonesia sejak 1998 hingga 2004 dengan nama Liga Bank Mandiri. Berlanjut dari sana, produsen rokok Djarum kemudian menjadi sponsor utama perhelatan sepakbola Tanah Air pada periode 2005 hingga 2014.

Selanjutnya, pada tahun 2015 hingga 2017, bank asal Qatar, Qatar National Bank menjadi sponsor utama Liga Indonesia. Setelah itu, perusahaan teknologi seperti Gojek dan Traveloka juga menjadi sponsor utama pada musim 2017. Namun pada musim 2018, Traveloka menarik diri dari sponsor utama.

Kemudian, perusahaan e-commerce Shopee juga menjadi sponsor tunggal Liga 1 untuk musim 2019/2020 meski sempat terhenti akibat merebaknya pandemi virus Corona. Sejak tahun 2021/2022, BRI tercatat sebagai bank BUMN kedua setelah Mandiri yang menjadi sponsor utama perhelatan sepakbola tertinggi di Indonesia itu.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait