IHSG Terkoreksi 0,08% saat Mayoritas Bursa Asia Ditutup di Zona Hijau

IHSG kembali terkoreksi 0,08% ke level 7.012 pada perdagangan Selasa (29/11). Kinerja IHSG berkebalikan dengan laju bursa Asia yang bergerak di zona hijau.
Patricia Yashinta Desy Abigail
29 November 2022, 16:28
IHSG Terkoreksi 0,08% saat Mayoritas Bursa Asia Ditutup di Zona Hijau
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.
Pekerja membersihkan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (18/11/2022).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah dengan penurunan 0,08% ke level 7.012 pada hari ini, Selasa (29/11).

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, nilai transaksi saham hari ini tercatat mencapai Rp 15,40 triliun dengan volume 25,54 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,46 juta kali.

Tercatat, sebanyak 274 saham terkoreksi, 238 saham menguat, dan 191 saham tidak bergerak. Sedangkan, nilai kapitalisasi pasar IHSG berada di level Rp 9.496,17 triliun.

Beberapa saham yang paling aktif ditransaksikan pelaku pasar hari ini ialah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 802,9 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 734,8 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 701,1 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 373,6 miliar dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 347,9 miliar.

Kinerja IHSG berkebalikan dengan laju bursa di Asia yang mayoritas hari ini berada di zona hijau. Adapun, Hang Seng naik 5,24%, Shanghai Composite naik 2,31%, dan Strait Times naik 1%. Sedangkan, indeks Nikkei 225 turun 0,48%. 

Mayoritas sektor perdagangan bursa Tanah Air juga berada di zona hijau. Dipimpin oleh sektor energi yang naik hingga 1,69%. Adapun saham di sektor energi yang naik misalnya, PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik 4,91% atau 80 poin menjadi Rp 1.710 per saham.

Selanjutnya, saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) naik 3,74% atau 140 poin menjadi Rp 3.880 per saham. Terakhir PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 3,35% atau 8 poin menjadi Rp per saham.

Sektor saham yang berada di zona hijau yaitu sektor kesehatan naik 1,56%, sektor industri dasar naik 0,55%, dan sektor properti naik 0,72%. Sedangkan sektor industri naik 0,30%, sektor primer naik 0,03%, dan sektor non primer naik 0,09%.

Sedangkan, sektor lainnya yang berada di zona merah yaitu infrastruktur turun 0,01%, sektor keuangan turun 0,19%, sektor transsportasi turun 0,15%, dan sektor teknologi turun 2,82%.

Berikut saham-saham yang masuk top gainers: 

1. PT SLJ Global Tbk
2. PT Singaraja Putra Tbk
3. PT Wulandari Bangun Laksana Tbk
4. PT Tanah Laut Tbk

Berikut saham-saham yang masuk top losers yaitu: 
1. PT Trimegah Karya Pratama Tbk
2. PT Asia Sejahtera Mina Tbk
3. PT Wir Asia Tbk

4. PT Goto Gojek Tokopedia Tbk 

 

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait