IHSG Terkoreksi 0,13% ke Level 6.801 Jelang Pertemuan The Fed

IHSG kembali tertekan pada perdagangan Rabu ini (14/12) dengan pelemahan 0,13% ke level 6.801
Patricia Yashinta Desy Abigail
14 Desember 2022, 16:54
IHSG Terkoreksi 0,13% ke Level 6.801 Jelang Pertemuan The Fed
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Karyawan melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,13% ke level 6.801 pada perdagangan Rabu (14/12). Bursa saham Tanah Air melaju di teritori negatif menjelang pengumuman kebijakan suku bunga acuan The Fed. 

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, nilai transaksi saham hari ini tercatat mencapai Rp 15,04 triliun dengan volume 28,17 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1.157.412 kali.

Tercatat, sebanyak 292 saham terkoreksi, 233 saham menguat, dan 177 saham tidak bergerak. Sedangkan, nilai kapitalisasi pasar IHSG hari ini juga tergerus menjadi Rp 9.336,28 triliun. 

Beberapa saham yang aktif diborong investor di hari ini ialah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 997 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 826,1 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 813,3 miliar. 

Kinerja IHSG berkebalikan dengan laju bursa di Asia yang seluruhnya hari ini berada di zona hijau. Adapun, indeks Nikkei 225 naik 0,72%, Hang Seng menguat 0,39%. Indeks Shanghai Composite naik 0,01%, dan Strait Times naik 0,48%.

Surya Fajar Capital Sekuritas menuliskan, sentimen pasar saham hari ini cenderung variatif. Katalis positif datang dari rilis data inflasi Amerika Serikat yang mengalami perlambatan ke level 7,1% secara tahunan atau year on year (yoy) pada November, lebih rendah dari konsensus sebesar 7,3%. 

Selain itu, pasar mulai memindahkan fokusnya pada pertemuan The Fed pada Kamis waktu setempat. Berdasarkan konsensus, The Fed diprediksi bakal kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin.

"Namun pasar akan lebih fokus pada pidato dari pemimpin the Fed Jerome Powell," katanya, dalam publikasi riset, Rabu (14/12).

Kendati IHSG melemah, seluruh sektor perdagangan bursa Tanah Air bergerak variatif. Sektor kesehatan naik hingga 1,25%. Adapun, saham di sektor kesehatan yang naik misalnya T Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) yang menguat 1,32% atau 10 poin menjadi Rp 770 per saham.

Selanjutnya, saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) naik 1,31% atau 40 poin menjadi Rp 3.100 per saham. Terakhir PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik 0,47% atau 10 poin menjadi Rp 2.120 per saham.

Sektor saham yang berada di zona hijau yaitu sektor energi naik 0,96%, sektor industri 0,46%, dan sektor properti naik 0,42%. Sedangkan sektor infrastruktur naik 0,23% dan industri dasar naik 0,01%.

Adapun, saham yang berada di zona merah yaitu sektor non primer turun 0,18%, sektor primer turun 0,39%, sektor transportasi turun 0,33%, sektor keuangan 0,46%, dan sektor teknologi turun 2,09%.

Saham-saham yang masuk top gainers hari ini:
1. PT Citra Putra Realty Tbk
2. PT Personel Alih Daya Tbk
3. PT Bakrie & Brothers Tbk
4. PT Adaro Energy Indonesia Tbk
5. PT Indo Tambangraya Megah Tbk

Saham-saham yang masuk top losers: 
1. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk
2. PT Isra Presisi Indonesia Tbk
3. PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk
4. PT Asia Sejahtera Mina Tbk
5. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk

 

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait