Komisi XI DPR memilih Thomas Djiwandono untuk menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Juda Agung yang mundur dari jabatannya.
Komisi XI DPR RI menyetujui Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI, menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri dari jabatannya pada 13 Januari 2026.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada awal 2026 untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi di tengah ketidakpastian global.
Solikin Juhro bersaing dengan dua calon lainnya, yakni Kepala Departemen Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono dan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono untuk menduduki kursi deputi gubernur BI.
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung mundur dari jabatannya. Pengunduran diri itu diungkap oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
Presiden Prabowo Subianto telah mengusulkan tiga nama calon deputi Bank Indonesia kepada DPR. Salah satunya adalah keponakannya, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.
Aliran modal asing kembali mengalir ke pasar keuangan domestik sejak awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat investor nonresiden membukukan beli bersih atau net buy sebesar Rp 7,34 t hingga 8 Januari
Cadangan devisa RI akhir Desember 2025 naik ke US$ 156,5 miliar, didorong pajak, jasa, sukuk global, dan pinjaman pemerintah. Posisi ini cukup membiayai impor 6,4 bulan dan menjaga stabilitas ekonomi.