Nama mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah yang juga merupakan Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran masuk dalam bursa pencalonan Gubernur BI.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons rumor yang menyebut dirinya masuk dalam bursa calon gubernur Bank Indonesia (BI) menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo.
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memandang perlunya kepastian dan alur transisi pascamundurnya Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, yang diumumkan Senin (27/7).
Setidaknya ada dua calon kuat yang santer disebut-sebut bakal menggantikan Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI, yang mengundurkan diri secara mendadak pada awal pekan ini.
Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat pada perdagangan sore ini di tengah meredanya kekhawatiran pasar terhadap konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) membuka proses pencarian calon gubernur bank sentral yang baru. Hingga kini, pemerintah belum mengajukan nama calon Gubernur BI
Pemerintah belum merekomendasikan nama pengganti Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang mengundurkan diri, dengan proses seleksi akan mengikuti UU BI dan melibatkan Presiden dan DPR.
BI memastikan kebijakan moneter dan stabilitas nilai tukar tetap berjalan meski ada pergantian pimpinan, menenangkan pasar pasca mundurnya Gubernur Perry Warjiyo.
Presiden Prabowo Subianto langsung memanggil rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana pada hari yang sama dengan pengunduran diri mantan Gubernur BI Perry Warjiyo.
Mundurnya Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dari jabatannya pada Senin (27/7) membuat pelaku pasar memasang alarm kehati-hatian dalam berinvestasi.
Bank swasta raksasa nasional, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA, memberikan tanggapan terkait pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, pada Senin (27/7).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah menerima pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.