Bibit Siklon 93S yang berbentuk di Samudera Hindia selatan Jawa kini bergerak ke arah barat daya seperti Banten dan Jawa Barat. Bibit siklon ini berpotensi sedang hingga tinggi menjadi siklon.
Presiden Prabowo meminta jajaran pemerintah serius menindaklanjuti peringatan dini BMKG, sekaligus memastikan kesiapan layanan publik dan stabilitas pangan jelang Nataru.
BMKG mewaspadai dampak Bibit Siklon Tropis 92S dan 93S, serta Siklon Tropis Bakung. Presiden Prabowo Subianto meminta BMKG memusatkan perhatian di daerah dengan potensi curah hujan tinggi.
BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai perkembangan Bibit Siklon Tropis 93S yang masih terpantau di Samudera Hindia, selatan Bali - Nusa Tenggara. Bibit Siklon 93S disebut bisa jadi 'next Senyar'.
BMKG mengatakan status Bibit Siklon 91S di Samudra Hindia barat daya Lampung telah menjadi Siklon Tropis Bakung sejak Jumat (12/12) pukul 19:00 WIB. Berikut potensi bahayanya dan daerah terdampak.
BMKG menyebutkan Bibit Siklon Tropis 93S terbentuk pada Kamis (11/12). Pakar BRIN mengatakan bibit ini berpotensi menjadai badai seperti Senyar. Berikut daerah terdampak dan bahayanya.
BMKG menyebutkan sejumlah daerah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih akan diguyur hujan intensitas lebat hingga sangat lebat sampai Minggu (14/12).
Teuku Faisal Fathani dari BMKG telah mengeluarkan peringatan dini mengenai siklon tropis Senyar, yang telah menyebabkan banjir dan longsor di beberapa wilayah Sumatra.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, sistem siklon tersebut berada di perairan hangat Selat Malaka sehingga meningkatkan suplai uap air dan memicu pertumbuhan awan konvektif di utara Sumatra.