Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar pertemuan dengan Duta Besar Kuwait untuk Indonesia Khalid Jassim Alyassin bertemu di Jakarta pada pekan ini.
Airlangga mengatakan pemerintah masih melakukan evaluasi teknis bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait rencana ekspor listrik bersih ke Singapura.
Aturan DHE SDA terbaru mengatur kewajiban eksportir menempatkan devisa di bank BUMN selama satu tahun dan menetapkan batas penukaran ke rupiah maksimal 50%.
Pemerintah menilai tekanan terhadap rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan musiman dalam negeri, termasuk kebutuhan valas yang meningkat pada musim dividen dan haji.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, probabilitas resesi ekonomi di Indonesia berada di bawah 5%, lebih rendah dibandingkan sejumlah negara maju.
Pemerintah sendiri menargetkan realisasi investasi mencapai Rp2.400 triliun sepanjang tahun 2026, didukung oleh investasi dalam negeri, asing, serta tambahan dari lembaga investasi nasional.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim Indonesia kini memiliki status tinggi atau high profile di forum global. Hal ini dinilai mempermudah posisi Indonesia dalam proses negosiasi.
Saat biaya logistik masih jadi kendala, ALFI CONVEX 2026 bakal digelar untuk mencari solusinya. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pun memberi dukungan.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menilai proyeksi Bank Dunia yang memangkas pertumbuhan ekonomi Indonesia masih dalam batas wajar di tengah kondisi geopolitik global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pembatasan BBM ini akan diatur melalui penggunaan barcode atau kode batang yang ada di aplikasi MyPertamina.
Menurut Menko Airlangga, berbagai program pemerintah, mulai dari diskon harga, kebijakan WFA, hingga bantuan sosial, berpotensi mendorong aktivitas ekonomi nasional pada awal 2026.
Pemerintah Indonesia berencana mengoptimalkan penerimaan negara dengan mengkaji kenaikan pajak ekspor batu bara seiring tren kenaikan harga komoditas tersebut.