Bursa Efek Indonesia merombak susunan Indeks LQ45 dengan memasukkan saham Indika Energy dan Trimegah Bangun Persada, menggantikan Semen Indonesia dan Sarana Menara Nusantara.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan peluncuran instrumen investasi ETF emas pada 10 Agustus 2026. Tanggal itu bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Pasar Modal Indonesia.
BEI memasukkan tujuh saham perbankan ke dalam daftar high shareholding concentration (HSC), setelah merevisi metodologi penyaringannya dengan menambahkan indikator price impact ratio.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan sejumlah saham berkapitalisasi besar masuk dalam daftar kepemilikan saham konsentrasi tertinggi atau high shareholding concentration (HSC).
Sebanyak 19 perusahaan asal Indonesia dilarang sementara untuk mengekspor produk sarang burung walet ke Cina. Pembatasan itu dikeluarkan oleh otoritas bea cukai Cina, General Administration of Customs
Bursa Efek Indonesia (BEI) merevisi metodologi saham dengan konsentrasi kepemilikan tertinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) dengan menambahkan kriteria baru, yakni price impact ratio.
BEI mengungkapkan soal rencana akan menghapus pencatatan atau delisting saham tiga emiten BUMN, yaitu PT Indofarma Tbk (INAF), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT).
Bursa Efek Indonesia menilai fundamental pasar saham Indonesia masih berada pada level relatif menarik. Hal itu lantaran Market Price to Earnings Ratio (PER) IHSG yang berada di 12,56 kali
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin mengatakan, keberhasilan suatu pasar tidak semata diukur dari banyaknya perusahaan yang IPO atau besarnya dana yang dihimpun.
Pada debut perdananya, saham RANS dibuka melesat 34,12% ke level Rp 228 dari harga penawaran. Volume perdagangan saham RANS tercatat mencapai 7.683 dengan nilai transaksi Rp 175,17 juta.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat masih terdapat 327 emiten yang belum memenuhi ketentuan porsi saham publik (free float) minimum 15% hingga 31 Mei 2026.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin mengatakan, pihak Bank Jakarta sudah melakukan pertemuan dengan bursa untuk membahas terkait rencana IPO di pasar modal.