Produksi beras dunia pada musim 2026/2027 diperkirakan menurun akibat ketidakpastian cuaca yang dipengaruhi potensi kemunculan fenomena El Nino serta tekanan terhadap profitabilitas sektor pertanian.
Perum Bulog berencana membentuk program Beras Kita Premium dengan konsep serupa Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna meredam kenaikan harga beras premium yang terjadi di pasar.
Stabilnya harga beras di pasar belakangan menjadi sinyal keberhasilan Bulog untuk menjamin ketersediaan stok bagi masyarakat. Malahan, cadangan beras nasional saat ini mencapai rekor tertinggi
Presiden Prabowo Subianto mengatakan banyak negara tertarik untuk bisa mendapatkan pasokan beras dari Indonesia. Permintaan itu muncul di tengah krisis dan kondisi perang Timur Tengah.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan kebijakan tersebut diperlukan agar beras subsidi tidak diborong dan dijual kembali dengan merek lain.
Selain stok beras nasional, Indonesia juga masih memiliki ketersediaan pasokan 12,5 juta ton untuk hotel, restoran, dan katering, serta 11 juta ton standing crop atau padi yang masih di lahan.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperingatkan potensi kenaikan harga beras dan gula akibat gangguan pasokan dan kenaikan harga bahan baku kemasan plastik turunan minyak bumi.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan ketersediaan beras domestik dalam kondisi aman di tengah potensi Indonesia menghadapi fenomena El Nino berkepanjangan.