Pemerintah akan menjaga daya beli masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial dan gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara atau ASN untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025.
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembayaran gaji ke-13 untuk 9,4 juta penerima ASN yang akan dimulai pada Juni 2025, bertepatan dengan tahun ajaran baru sekolah.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini membantah kabar tak cairnya THR dan gaji ke-13 PNS di tengah efisiensi anggaran yang ramai di medai sosial.
Pemerintah memastikan pembayaran tunjangan hari raya atau THR dan gaji ke-13 aparatur sipil negara atau ASN cair meski pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan sinyal bahwa pembayaran tunjangan hari raya atau THR dan gaji ke-13 ASN tetap cair pada tahun ini di tengah efisiensi anggaran.
Kemenkeu menjelaskan perlambatan pertumbuhan belanja pemerintah hanya 1,42% di kuartal II 2024, dipengaruhi oleh pembayaran gaji ke-13 ASN dan THR di kuartal I 2024.
Kemenkeu mengungkapkan bahwa penyesuaian gaji PNS bisa melalui banyak skema. Karena hal ini berkaitan dengan kenaikan gaji pokok, penyesuaian perbaikan tunjangan kinerja, atau insentif lain.
Gaji ASN, TNI, Polri dan Pensiunan mulai cair pada 3 Juni 2024. Bahkan, Kemenkeu telah menyiapkan dana khusus hingga Rp 50,8 triliun untuk gaji ke-13 ini.