PBB menyatakan terdapat kemungkinan 80 persen suhu rata-rata global di dekat permukaan Bumi akan melebihi 1,5 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri, imbas gas rumah kaca meroket.
Emisi gas rumah kaca diperlukan untuk menjaga suhu rata-rata permukaan Bumi. Namun, jika berlebihan maka dapat menyebabkan perubahan iklim yang signifikan dan merusak.
Freeport menargetkan penurunan emisi karbon dan gas rumah kaca sebesar 30% pada 2030. Untuk mencapai target itu Freeport mengembangkan PLTMG dan mengganti PLTU dengan PLTGU.
Mantan Menteri Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar, menyayangkan masih ada negara yang berperang di tengah ancaman emisi gas rumah kaca semakin meningkat.