Sayangnya, dalam konteks kemiskinan, pejabat lebih sering hanya mengutip angka dari satu jenis indikator tanpa paham bagaimana kelebihan dan kelemahan indikator tersebut.
BPS mengungkap pada Maret 2025, jumlah penduduk miskin ekstrem di Indonesia turun drastis menjadi 2,38 juta, catatan terbaik sejauh ini berkat upaya pengentasan yang dilakukan.
Pemerintah Indonesia mengambil langkah serius untuk menghapus penduduk miskin ekstrem dengan menyasar 3,1 juta orang melalui bantuan bertahap yang terstruktur.
Badan Pusat Statistik mencatatkan kemiskinan ekstrem di seluruh Indonesia terus menurun selama 5 tahun. Tercatat kemiskinan ekstrem turun dari 3,6% pada tahun 2018 menjadi 1,12% pada Maret 2023.
Bank Dunia mengusulkan kenaikan garis kemiskinan Indonesia menjadi $3,2 PPP. Alasannya, Indonesia sudah masuk kelompok negara berpenghasilan menengah-bawah.