Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengunjungi lokasi pembangunan FLNG di Cina untuk proyek gas di Papua Barat, target selesai pada 2027 dengan kapasitas 1,2 juta metrik ton LNG per tahun.
Komisi XII DPR RI menyatakan dukungan penuh DPR untuk impor LNG sebagai upaya mengatasi kekurangan gas dalam negeri untuk menjaga operasional sektor industri dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) berkomitmen pada upaya memenuhi kebutuhan gas dalam negeri dengan mengoptimalkan pasokan domestik dan menolak impor meski menghadapi defisit nasional.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan Mubadala Energy (South Andaman) RSC LTD (Mubadala Energy) akan mengkaji pemanfaatan gas bumi dari Kontrak Kerja Sama (KKS) South Andaman.
Indonesia akan meningkatkan impor energi, meliputi LPG, LNG, dan minyak mentah dari AS, sebagai bagian dari strategi negosiasi yang juga mencakup tarif balasan.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan negaranya bersedia memperdalam hubungan dagang di sektor energi dalam bentuk pengiriman minyak mentah dan gas alam cair atau LNG ke Indonesia.
Keberlanjutan kerja sama Badak LNG dan INPEX sebagai bentuk sinergi jangka panjang yang membawa manfaat tak hanya bagi kedua belah pihak tapi juga kepada negara.
Pemerintah meningkatkan impor LNG dari AS sebagai upaya mengurangi defisit perdagangan yang signifikan, meskipun ada perbedaan sikap antar menteri terkait kebijakan impor gas alam.