Presiden Ukraina Volodymy Zeleinskiy sepakat untuk memasok logam tanah jarang dan mineral lainnya kepada Amerika Serikat atas imbalan dukungan finansial kebutuhan perang.
Pemerintah mengarahkan pemanfaatan mineral kritis dan mineral strategis untuk tiga industri strategis, yakni ekosistem kendaraan listrik, energi terbarukan, serta pertahanan dan kesehatan.
Badan Geologi Kementerian ESDM mengusulkan wilayah izin usaha pertambangan logam tanah jarang pertama di Indonesia yakni di daerah Mamuju, Sulawesi Barat.
PT Timah mengembangkan penelitian soal mineral ikutan timah, salah satunya adalah logam tanah jarang (LTJ) dari penambangan timah seperti monasit, zircon, ilmenite, dan sebagainya.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap bahwa material logam tanah jarang berpotensi untuk dikembangkan sebagai energi baru dan terbarukan (EBT).
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengusulkan konsesi wilayah izin usaha pertambangan atau WIUP mineral logam tanah jarang di Mamuju, Sulawesi Barat.
PT Timah menjajaki kerja sama kembali dengan investor baru, salah satunya berasal dari Kanada. Penjajakan dengan Cina gagal karena tak ada kesepakatan soal transfer teknologi.
Kementerian ESDM menyebut logam tanah jarang terdapat di 9 lokasi di Indonesia. Namun pengembangan eksplorasi dan eksploitasinya masih berjalan lambat.