Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebut Rusia menyatakan kesiapan untuk menyuplai minyak mentah dan gas bumi (migas) serta penyimpanan (storage) untuk Indonesia.
Bahlil Lahadalia menyampaikan Indonesia telah melewati periode kritis terkait stok Liquefied Petroleum Gas (LPG). Ia menyebut cadangan LPG domestik saat ini berada di atas level 10 hari.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan Indonesia telah mengalihkan sumber impor LPG yang sebelumnya berasal dari Timur Tengah ke sejumlah negara seperti AS dan Australia.
BPH Migas menyebut puncak kenaikan penyaluran LPG terjadi pada 16 Maret 2026, yaitu sebesar 33.428 metrik ton atau naik 4,1% dari rerata normal sebesar 32.111 metrik ton.
Pemerintah India melonggarkan aturan dan perizinan di sektor migas untuk membuka peluang distribusi kerosene (minyak tanah) ke rumah tangga imbas memburuknya krisis LPG.
Seperti Indonesia, sebagian besar rumah tangga di India masih mengandalkan LPG untuk memasak, sedangkan kebutuhan energi tersebut sebagian dipenuhi dari impor.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia telah mengimpor 2 kargo liquified petroleum gas (LPG) alias elpiji dari Australia.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman menyebut seluruh pasokan baik bahan bakar minyak (BBM), liquifies petroleum gas atau elpiji, hingga minyak mentah tersedia dengan baik.