Apindo melihat tekanan terbesar dari kenaikan LPG nonsubsidi akan dirasakan sektor kuliner serta perhotelan dan pariwisata yang bergantung pada energi tersebut sebagai input operasional utama.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan alasan harga liquified petroleum gas (LPG) naik karena menyesuaikan harga pasar.
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) non subsidi yang terjadi secara bersamaan berpotensi memicu perubahan perilaku konsumsi masyarakat.
Asosiasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Akumindo) menilai kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi ukuran 12 kg berpotensi menekan kinerja pelaku UMKM.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebut Rusia menyatakan kesiapan untuk menyuplai minyak mentah dan gas bumi (migas) serta penyimpanan (storage) untuk Indonesia.
Bahlil Lahadalia menyampaikan Indonesia telah melewati periode kritis terkait stok Liquefied Petroleum Gas (LPG). Ia menyebut cadangan LPG domestik saat ini berada di atas level 10 hari.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan Indonesia telah mengalihkan sumber impor LPG yang sebelumnya berasal dari Timur Tengah ke sejumlah negara seperti AS dan Australia.