PT Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja mengumumkan hasil evaluasi berkalanya terhadap sejumlah indeks saham utama untuk periode efektif 4 Mei hingga 31 Juli 2026.
Indeks harga saham unggulan atau LQ45 melorot hingga 4% seiring dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini, Senin (9/3). Saham apa saja yang bertahan di zoma hijau?
Danantara menyebut sejumlah inisiatif yang dinilai mampu mendorong kinerja emiten di BEI. Katalis utama antara lain potensi perluasan program unggulan pemerintah tahun ini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengumumkan daftar terbaru saham-saham yang masuk dalam indeks LQ45, indeks bergengsi yang merepresentasikan 45 saham paling likuid di bursa. Apa saja sahamnya?
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengubah ulang daftar saham yang masuk dalam kategori indeks bergengsi di bursa, yakni LQ45. Periode efektif konstituen ini berlaku 1 Agustus 2025 hingga 31 Oktober 2025
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengocok ulang konstituen saham penghuni Indeks LQ45 Low Carbon Leaders atau IDXLQ45LCL. Periode efektif konstituen tersebut tertanggal hari ini, Rabu (5/2) hingga 4 Agustus
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan lewat SSF, investor berpeluang meraup keuntungan yang sama dari saham perusahaan terbesar dan paling likuid dengan modal yang jauh lebih kecil.