Program SGAC yang digagas BPDLH menjadi langkah strategis mempercepat transformasi kota-kota di Indonesia menuju pembangunan hijau, sekaligus memperkuat mekanisme pembiayaan hijau.
Australia berencana untuk menutup semua PLTU batu bara pada 2038 dan telah berjanji untuk mencapai target 82% pembangkitan energi terbarukan pada tahun 2030.
"Kami secara berkelanjutan memaksimalisasi pembiayaan kepada sektor-sektor climate related, atau sektor-sektor yang mendukung energi baru dan terbarukan," ujar Direktur Utama SMI Reynaldi Hermansjah.
Kemitraan SMI dan AFD juga mencakup pertukaran pengetahuan dan pembangunan kapasitas terkait perubahan iklim, keanekaragaman hayati, pelayanan kesehatan, dan pengelolaan limbah padat.
PT Perusahaan Listrik Negara menyatakan saat ini belum ada satu proyek energi baru terbarukan (EBT) pun yang dibangun dari dana Just Energy Transition Partnership (JETP).
Bank DBS Indonesia memberikan fasilitas kredit berbasis berkelanjutan (Sustainability-Linked Trade Facility/SLTF) senilai US$ 20 juta atau Rp 326 juta kepada produsen.
PT PLN (Persero) memastikan terus melakukan perbaikan rating atau Indeks Environmental, Social and Governance (ESG) guna meningkatkan daya tarik perusahaan untuk mendapatkan pendanaan hijau.
Pemerintah Indonesia dan Norwegia resmi meluncurkan kerja sama pendanaan berbasiskan kontribusi (result based contribution/RBC) tahap keempat sebesar US$ 60 juta atau sekitar Rp 952 miliar.