Bumi Resources (BUMI) akan meminta persetujuan investor pada RUPSLB 11 Oktober 2022 untuk melaksanakan private placement sebanyak 200 miliar saham baru.
Sebelumnya, Bumi Resources juga menambah modal melalui skema tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement sebanyak 13,20 miliar saham seri C dengan nilai nominal Rp 50 per saham.
Pada kuartal pertama tahun ini, Bumi Resources mampu mencatatkan laba bersih Rp648 miliar dari sebelumnya rugi. Ditopang tren kenaikan harga komoditas batu bara.
Bumi Resources membayarkan cicilan utang jumbo senilai Rp 1,77 triliun mengingat membukukan pendapatan Rp 20,3 triliun di kuartal pertama. Ditopang kenaikan harga jual batu bara.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melepas 34,49 miliar saham baru dan mengantongi Rp 2,51 triliun melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
Hingga Juni 2021 emiten Grup Bakrie, BUMI berhasil membukukan pertumbuhan laba periode berjalan sebanyak US$ 6,43 juta. Sedangkan periode yang sama tahun lalu, perusahaan masih membukukan rugi.
Mantan Ketua Kadin Rosan P Roeslani menjabat sebagai Komisaris di beberapa perusahaan Grup Bakrie. Selain Bumi Resources, Rosan juga menjabat di Visi Media Asia atau VIVA.