RS Otak dan Jantung Pertama di Indonesia Timur Rampung Dibangun

Pembangunan rumah sakit yang seluruh standar pelayanan dan fasilitasnya bertipe B ini diselesaikan dalam waktu delapan bulan sejak Juli 2021.
Tia Dwitiani Komalasari
31 Maret 2022, 10:26
Menteri BUMN Erick Thohir mengunjungi Rumah Sakit Otak dan Jantung (RSOJ) di Makasar, Sulawesi Selatan, Rabu (30/3/2022).
Humas Pertamina
Menteri BUMN Erick Thohir mengunjungi Rumah Sakit Otak dan Jantung (RSOJ) di Makasar, Sulawesi Selatan, Rabu (30/3/2022).

Holding Rumah Sakit BUMN, Pertamedika IHC, merampungkan pembangunan rumah sakit otak dan jantung (RSOJ) di Makassar. Rumah Sakit ini diharapkan dapat melengkapi fasilitas kesehatan di wilayah Indonesia Timur.  

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambut positif kehadiran RSOJ di Makasar, Sulawesi Selatan. Erick mengapresiasi kerja keras holding rumah sakit BUMN, Pertamedika IHC, yang berhasil menuntaskan pembangunan RSOJ pertama di Indonesia Timur dengan nama Rumah Sakit Pertamina Royal Biringkanaya.

"Rumah Sakit Pertamina Royal Biringkanaya merupakan langkah besar Pertamedika IHC sebagai holding RS BUMN dalam meningkatkan ketahanan kesehatan nasional dengan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Indonesia Timur," ujar Erick melalui siaran pers yang diterima Redaksi Katadata, Kamis (31/3).

Erick mengatakan, pembangunan rumah sakit yang seluruh standar pelayanan dan fasilitasnya bertipe B ini diselesaikan dalam waktu delapan bulan sejak Juli 2021. RSOJ ini menempati lahan seluas 5.705 meter persegi dengan luas bangunan 11.389 meter persegi yang terdiri dari satu bangunan utama dan satu bangunan pendukung.

Advertisement

Dia mengatakan, RSOJ Pertamina Royal Biringkanaya berada di lokasi strategis yang merupakan daerah pengembangan baru kota Makassar dan berjarak hanya sekitar 8 Kilometer dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

"Hal ini semakin memberikan kemudahan bagi berbagai lapisan masyarakat baik dari dalam maupun luar negeri untuk datang berobat," ujarnya.

Menurut Erick,  BUMN berkomitmen dalam memperbaiki sektor kesehatan dengan menghadirkan pelayanan dengan standar yang terbaik. Sekitar 600.000 masyarakat Indonesia selama ini berobat ke luar negeri. Angka ini mengalami penurunan drastis sejak ada pandemi.

"Ini harus menjadi momentum bagi kita dalam memperbaiki standar pelayanan kesehatan agar masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri," katanya.

Selain di Makassar, Erick berencana mendirikan RSOJ di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Meski begitu, dia akan melihat lokasinya terlebih dahulu sebelum merealisasikan pembangunan tersebut.

 Indonesia memiliki 12 ranjang rumah sakit per 10 ribu populasi pada 2015. Jumlahnya masih di bawah rata-rata Brunei Darussalam, Singapura, dan Malaysia. 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait